Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Utang Pemerintah Bertambah Rp635 Triliun Tahun Ini, Berikut Rinciannya

Sebanyak 88,6 persen utang pemerintah merupakan surat berharga negara (SBN) atau surat utang.
Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Bisnis/Abdurachman
Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Utang negara terus mencatatkan peningkatan sepanjang tahun ini, sejalan dengan kenaikan rasio utang terhadap produk domestik bruto atau PDB pada semester kedua. Portofolio itu masih didominasi oleh utang dalam negeri.

Berdasarkan dokumen APBN Kita yang dipublikasikan Kementerian Keuangan, utang pemerintah tercatat bertambah Rp635,1 triliun hampir satu tahun. Penambahan itu terjadi dari posisi Januari 2022 ke November 2022.

Posisi utang negara per Januari 2022 tercatat senilai Rp6.919,1 triliun. Lalu, pada November 2022 nilainya naik menjadi Rp7.554,2 triliun atau bertambah Rp635,1 triliun.

Dari jumlah tersebut, 88,6 persen utang merupakan surat berharga negara (SBN) atau surat utang, yakni senilai Rp6.697,8 triliun. Sisanya, 11,4 persen merupakan utang berbentuk pinjaman negara senilai Rp856,4 triliun.

Berikut rincian lengkap utang pemerintah per 30 November 2022:

SBN Domestik: Rp5.297,81 triliun

  • Surat utang negara (SUN): Rp4.317,74 triliun
  • Surat Berharga Syariah Negara (SBSN): Rp980,08 triliun

SBN Valuta Asing (Valas): Rp1.400,02 triliun

  • SUN: Rp1.066,68 triliun
  • SBSN: Rp333,34 triliun

Pinjaman Dalam Negeri: Rp17,52 triliun

Pinjaman Luar Negeri: Rp838,90 triliun

  • Pinjaman Multilateral: Rp510,35 triliun
  • Pinjaman Bilateral: Rp278,06 triliun
  • Pinjaman Bank Komersil: Rp50,49 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper