Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ada 105 Km Jalan Tol Tambahan untuk Antisipasi Macet Nataru

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan mengoperasikan 105 kilometer jalan tol baru sebelum Nataru 2023.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  21:46 WIB
Ada 105 Km Jalan Tol Tambahan untuk Antisipasi Macet Nataru
Foto udara Interchange Helvetia di ruas tol Medan-Binjai yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra di Medan, Sumatra Utara, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan infrastruktur jalan tol di seluruh Indonesia siap untuk menjaga kelancaran periode libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2023. Sebanyak 105 kilometer ruas jalan tol baru akan dioperasionalkan hingga akhir tahun.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Triono Junoasmono mengatakan untuk mendukung arus mudik dan balik Libur Nataru 2023 pihaknya akan membuka ruas jalan tol di sejumlah daerah.

“Menjelang Nataru tahun ini kami sudah memperkirakan akan ada tambahan sebesar 105 kilometer [di seluruh Indonesia] yang akan difungsionalkan,” jelas Triono dalam keterangan resminya, Kamis (1/12/2022).

Sementara itu, dalam kunjungan kerja spesifik dengan Komisi V DPR ke Sumatra Utara, Triono memastikan infrastruktur jalan tol di Provinsi Sumatra Utara siap digunakan dalam menyambut libur Nataru.

Triono menambakan BPJT juga memastikan kesiapan operasi dapat berjalan optimal di gerbang tol, lajur, maupun tempat istirahat dengan menerapkan standar protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

"Khusus di Sumatera Utara kami akan mencoba membuka ruas tambahan yaitu Jalan Tol Kuala Tanjung–TebingTinggi –Parapat Seksi 1 sepanjang 20,4 km” jelasnya.

Selain itu, Kepala BBPJN Sumatera Utara Brawijaya mengatakan Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara juga telah mengidentifikasi titik lokasi rawan kecelakaan, banjir, longsor, pasar tumpah, dan persilangan kereta api.

“Selain memetakan spot-spot tersebut, kami juga telah menyiapkan 22 Posko Nataru di Sumatera Utara dengan dilengkapi alat-alat berat yang tersedia karena saat ini cuaca sedang ekstrem” kata Brawijaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol trans sumatra
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top