Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Tinggi dari China dan AS, Kalah dari Vietnam

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 mampu tumbuh sebesar 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 07 November 2022  |  13:18 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Tinggi dari China dan AS, Kalah dari Vietnam
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi sejumlah negara mitra dagang Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 mampu tumbuh sebesar 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sementara itu, perekonomian China hanya tumbuh 3,9 persen yoy pada kuartal III/2022 dan Amerika Serikat hanya sebesar 1,8 persen yoy. Kemudian, ekonomi Singapura tumbuh 4,4 persen yoy, Taiwan 4,1 persen yoy, dan Uni Eropa 2,4 persen yoy.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 jauh di bawah pertumbuhan ekonomi Vietnam yang melesat hingga 13,7 persen yoy.

"Mitra dagang semua tumbuh pada kuartal III, paling tinggi Vietnam. Tentu ini akan berpengaruh kepada kita karena mitra dagang," ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Senin (7/11/2022).

Margo menuturkan, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat dari 6 persen pada 2021 menjadi 3,2 persen pada 2022.

"Sementara inflasi global diperkirakan akan meningkat dari 4,7 persen pada 2021 menjadi 8,8 persen pada 2022," katanya.

Adapun, penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022 adalah industri pengolahan, yakni 17,88 persen. Disusul oleh sektor pertambangan, yakni 13,47 persen. Kenaikan harga batu bara di tingkat global, kata Margo, berdampak positif pada beberapa provinsi.

"Misalkan di Sumatra Selatan, sektor pertambangan memiliki share dalam ekonominya 25,88 persen, dan ini kalau kita hitung source of growth-nya pertambangan merupakan terbesar ketiga setelah perdagangan dan industri pengolahan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi BPS ekonomi indonesia
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top