Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Seram, Para Pakar Perkirakan Wilayah Utara Jakarta Bakal Tenggelam pada 2030

Wilayah-wilayah yang berada di utara Jakarta seperti Marunda hingga ke bagian utara Bekasi juga akan tenggelam pada 2030.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 Oktober 2022  |  14:51 WIB
Seram, Para Pakar Perkirakan Wilayah Utara Jakarta Bakal Tenggelam pada 2030
Kawasan Teluk Jakarta./ - Wikipedia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah organisasi ilmuwan dan komunikator Amerika Serikat, Climate Central, memprediksi sebagian wilayah utara DKI Jakarta bakal tenggelam pada 2030. Perubahan iklim pada masa depan menjadi faktor utama yang membuat sebagian daerah tersebut hilang tersapu air.

Dikutip dari laman resmi Climate Central pada Sabtu (22/10/2022), ditampilkan bahwa sebagian Kawasan Pantai Indah Kapuk hingga daerah Pelabuhan Cituis yang berada di wilayah utara Banten akan hilang digenangi oleh air laut.

Sementara itu, wilayah-wilayah yang berada di utara Jakarta seperti Marunda hingga ke bagian utara Bekasi juga akan tenggelam. Dalam peta yang dirilis Climate Central tersebut juga memperlihatkan bahwa hampir sebagian besar wilayah pantai utara Pulau Jawa akan ikut rata dengan air laut.

Adapun, peta kenaikan permukaan laut dan banjir pesisir di Climate Central didasarkan pada ilmu yang ditinjau oleh ilmuan terkemuka. Peta-peta tersebut menggabungkan kumpulan data besar, yang selalu menyertakan beberapa kemungkinan kesalahan, peta-peta itu dapat dianggap sebagai alat penyaringan untuk mengidentifikasi tempat-tempat yang mungkin memerlukan penyelidikan risiko yang lebih dalam.

Di luar Amerika Serikat, peta yang dibuat didasarkan pada kumpulan data skala global untuk ketinggian dan pasang surut selain proyeksi kenaikan permukaan laut.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut diklaim dapat memudahkan untuk memetakan skenario dengan cepat dan mencerminkan ancaman dari kenaikan permukaan laut permanen di masa depan dengan baik. Namun, keakuratan peta tersebut dapat menurun saat menilai risiko dari kejadian banjir ekstrem.

Peta yang dibuat tidak didasarkan pada simulasi badai dan banjir fisik dan tidak memperhitungkan faktor-faktor seperti erosi, perubahan frekuensi atau intensitas badai di masa mendatang, banjir di daratan, atau kontribusi dari curah hujan atau sungai.

Sekadar informasi, Climate Central lembaga nonprofit yang berisikan kelompok ilmuwan dan komunikator independen yang meneliti dan melaporkan fakta tentang perubahan iklim dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat.

Para ilmuan tersebut membahas ilmu iklim, kenaikan permukaan laut, cuaca ekstrem, energi, dan topik terkait. Kami berkolaborasi secara luas dengan ahli meteorologi, jurnalis, dan sejumlah narasumber lainnya untuk yang dapat terpecaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenggelam perubahan iklim mitigasi perubahan iklim Jakarta Banjir Jakarta
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top