Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Duh! Proyek Pembangunan 10 Kota Baru Tak Akan Selesai di 2024

Proyek pembangunan 10 kota baru di Indonesia batal diselesaikan di tahun 2024. Simak tanggapan Kementerian PUPR.
KEK Sei Mangkei di Simalungun, Sumatra Utara./Antara-Muhammad Syafii
KEK Sei Mangkei di Simalungun, Sumatra Utara./Antara-Muhammad Syafii

Bisnis.com, JAKARTA -- Wacana pembangunan 10 kota baru di Indonesia semakin jelas tak akan selesai sepenuhnya di tahun 2024 mendatang. Meski sebagian kota yang berbentuk revitalisasi diklaim telah rampung.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kemneterian PUPR Diana Kusumastuti bahwa penangan proyek tersebut belum bisa dilanjutkan karena sejumlah kendala.

"Terus terang aja sampai dengan saat ini kita belum lanjut untuk penanganannya, seperti Maja, lalu Sofifi yang masih didorong terus untuk melakukan penataannya," kata Diana kepada wartawan di Kantor Kementerian PUPR, Senin (3/10/2022).

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat arahan untuk mengembangkan 10 kota di berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 ada 4 kota baru, yaitu Maja, Sofifi, Tanjung Selor dan Sorong. Wacana kota baru ini sempat menjadi ambisi pemerintah meski molor karena pandemi Covid-19.

Adapun, kota-kota lainnya yang masuk dalam proyek ini yaitu Pontianak, Padang, Banjarbaru, Palembang, Jayapura, Sei Mangkei, Manado. Lebih lanjut, Kota-kota tersebut pembangunannya bersifat revitalisasi.

Hal ini pun dibenarkan oleh Diana, lebih lanjut, menurutnya untuk membangun kota yang baru itu sesuatu yang tidak mudah. Sebab, perlu stimulus dan kerja sama dari berbagai stakeholder untuk membangun di wilayah tersebut.

"Meskipun ini juga sudah ada Perpres nya untuk Kota Sosififi tapi memang kita belum lanjutkan," tambahnya.

Di sisi lain, dia memastikan pihaknya telah mengupayakan untuk membarukan kota-kota tersebut. Diana menerangkan Kota Maja yang sudah didorong pengembangan dengan swasta pun, termasuk untuk infrastruktur.

"Kita lakukan penanganan sebelum menjadi kota baru tapi memang kita belum selesai sampai dengan 2024, belum selesai 100 persen. Sofifi belum, Maja mendekati, Pontianak sudah karena sifatnya revitalisasi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper