Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik 6,98 Persen di Agustus 2022

BPS menyampaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat 6,98 persen pada Agustus secara bulanan (month to month/mtm).
Wisatawan mancanegara menunggu keberangkatan pesawat, di bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Selasa (28/11)./Bloomberg-Putu Sayoga
Wisatawan mancanegara menunggu keberangkatan pesawat, di bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Selasa (28/11)./Bloomberg-Putu Sayoga

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jika kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat 6,98 persen pada Agustus secara bulanan (month to month/mtm). Jika dihitung jumlah kunjungannya mencapai 510.002 kunjungan.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan, jika dibandingkan kunjungan Agustus tahun lalu terjadi kenaikan yang sangat tinggi yakni naik 28.727,46 persen.

“Ini mudah dipahami karena di bulan Agustus masih kondisi pandemi, di mana wisatawan mancanegara masih terbatas. Namun, seiring dengan situasi kesehatan membaik di Agustus ini perkembangan jumlah wisman dari waktu ke waktu terus meningkat,” kata Margo dalam keterangan persnya, Senin (3/10/2022).

Margo menuturkan selama Januari-Agustus 2022 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1.730.426 kunjungan. Angka ini naik 2.028,65 persen jika dibandingkan Januari-Agustus 2021.

“Mudah dipahami, tahu lalu masih pandemi. Tahu lalu jumlah wismannya hanya 81.292 kunjungan,” ujarnya.

Meski meningkat tajam, Margo menyampaikan jika dibandingkan sebelum pandemi 2019, kunjungan wisman masih belum kembali. Pada 2019 pada periode Januari-Agustus ada 8.564.080 kunjungan.

“Ini menjadi penting karena pariwisata ini menjadi multiplier effect bagi perekonimian,” ungkapnya.

Berdasarkan kebangsaan, lanjut dia, kunjungan wisman dari Australia, Singapura dan Malaysia yang paling banyak ke Indonesia. Perinciannya, Australia persentasenya 16,5 persen atau 84.000 kunjungan, Singapura 12,3 persen, Malaysia 9,2 persen.

“Dalam 10 besar paling rendah adalah Tiongkok, hanya 2,6 persen. Sisanya negara-negara lain itu 32,8 persen,” jelas Margo.

Margo melanjutkan, 3 negara dengan kunjungan terbesar ke Indonesia pada Agustus terjadi penurunan 0,58 persen dibandingkan Juli. Singapura pada Agustus mengalami kenaikan 4,52 persen, Malaysia 7,38 persen dan negara-negara lainnya meningkat sebesar 9,63 persen.

“Tapi secara tahunannya sangat tinggi. Kenaikan dibanding tahun lalu angkanya tinggi. Misalnya Australia mencapai 400.286, 1 persen dibanding Agustus tahun 2021,” ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Indra Gunawan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper