Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendag Zulhas Mau Bikin Marketplace Produk Pertanian, Ini Bocorannya

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berharap platform marketplace akan diluncurkan dapat mengurangi peran tengkulak.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 25 September 2022  |  11:09 WIB
Mendag Zulhas Mau Bikin Marketplace Produk Pertanian, Ini Bocorannya
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melambaikan tangan seusai mengikuti serah terima jabatan menteri perdagangan di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (15/6/2022). ANTARA FOTO - Wahyu Putro A
Bagikan

Bisnis.com, MANGUPURA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan akan mendorong digitalisasi platform pasar. Platform ini diharapkan dapat menemukan produsen hasil pertanian dengan pembeli.

Mendag mengatakan platform ini akan memiliki kemiripan dengan aplikasi agribisnis lain, salah satunya seperti TaniHub. Dia berharap platform yang akan diluncurkan ini dapat mengurangi peran tengkulak dalam menentukan harga hasil pertanian ke petani.

"Mirip saja [dengan TaniHub], yang penting dengan itu lebih mudah. Artinya kalau orang tidak datang ke pasar, mereka bisa tetap jualan dan memang efisiennya, mempertemukan produsen langsung," kata Zulkifli kepada Bisnis di Mangupura, Jumat (23/9/2022).

Dia menuturkan, saat ini petani sulit menjual hasil panennya dengan harga yang wajar dan pembeli harus membayar mahal karena keberadaan tengkulak. Dengan platform digital tersebut, Menteri yang akrab disapa Zulhas ini berharap produk-produk dari petani bisa dipasarkan.

"Misalnya saya tanam bawang, kena tengkulak jadi mahal. Dengan platform digital itu, bisa dipasarkan, penting sekali digital marketing itu," ujarnya.

Selain pembuatan platform penjualan hasil tani, Zulhas juga mengusulkan pemberian modal kepada BUMN sebesar Rp100 triliun yang akan membeli hasil pertanian. Dengan inisiatif itu, menurutnya petani akan swasembada gula, jagung, dan lain-lain.

Dia mengatakan, jika subsidi energi dapat mencapai Rp600 triliun, seharusnya Rp100 triliun cukup untuk subsidi BUMN membeli hasil pertanian.

"Petani kita rajin-rajin. Satu masalahnya, waktu panen dia mau jual ke mana, harganya murah. Oleh karena itu presiden sudah perintahkan satu lembaga BUMN yang membeli hasil pertanian," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendag zulkifli hasan pertanian marketplace
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top