Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Pangan Hari Ini 8 September: Cabai dan Daging Mulai Naik

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga cabai dan daging sapi menunjukkan kenaikan.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 08 September 2022  |  07:54 WIB
Harga Pangan Hari Ini 8 September: Cabai dan Daging Mulai Naik
Pedagang cabai melayani pembeli di salah satu pasar di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis - Eusebio Chysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sebagian besar harga komoditas pangan terpantau berada di angka yang stabil dan beberapa mengalami kenaikan pada hari ini, Kamis (8/9/2022). Cabai, daging sapi, dan terigu menjadi komoditas yang melanjutkan reli kenaikan, sedangkan harga telur ayam ras mulai mengalami penurunan sedikit demi sedikit.

Harga cabai terpantau kembali mengalami kenaikan dalam empat hari terakhir. Sementara itu, harga telur ayam melanjutkan penurunan meski belum signifikan.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan pada hari ini pukul 07.30 WIB, harga cabai merah besar naik Rp1.000 atau 1,54 persen menjadi Rp65.800 per kilogram (kg) dari hari sebelumnya.

Kemudian, harga cabai rawit merah naik Rp600 atau 2,32 persen menjadi Rp64.900 per kg. Kenaikan harga cabai merah keriting terus berlanjut dari Rp70.700 menjadi Rp70.900 per kg, atau naik 0,28 persen.

Selanjutnya, harga daging ayam ras stabil di angka Rp34.600 per kg. Hari ini menjadi hari kedua bagi daging ayam dengan harga stabil.Sementara itu, harga telur ayam turun tipis sebesar Rp100 dari harga Rp31.300 menjadi Rp31.200 secara rerata pasar nasional.

Adapun, harga beras stabil baik untuk premium dan medium, masing-masing di angka Rp12.600 per kg, dan Rp10.600 per kg.

Sementara itu, harga bawang putih honan terpantu sedikit mengalami kenaikan dari Rp26.800 menjadi Rp26.900 per kg, sedangkan harga bawang merah stabil di angka Rp34.200 per kg.

Untuk harga minyak goreng secara keseluruhan terpantau stabil dalam beberapa hari terakhir.Harga minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, kemasan sederhana Rp16.900 per liter, sedangkan dengan minyak goreng curah Rp13.900 per liter.

Untuk harga gula pasir lokal tetap di Rp14.400 per kg, sedangkan harga daging sapi naik 0,15 persen dari Rp135.400 menjadi Rp134.600 per kg.

Tepung terigu terpantau belum stabil dan masih mengalami kenaikan 1,56 persen dari Rp12.800 menjadi Rp13.000 per kg. Menurut Kementerian Perdagangan, kenaikan harga tepung terigu akibat transmisi harga gandum internasional yang melonjak tajam sepanjang semester pertama 2022.

Sementara itu, sebagai imbas dari kenaikan harga BBM, Kementerian Perdagangan menyebut secara umum harga barang kebutuhan pokok belum menunjukkan peningkatan yang berarti.

“Tercatat hanya cabai dan tepung terigu yang mencatatkan kenaikan harga dibanding Jumat lalu. Kedua komoditas tersebut sudah dalam tren naik sebelum pemerintah memutuskan kenaikan harga BBM bersubsidi,” ujar Plt Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Isy Karim, Senin (5/9/2022).

Lain hal dari sisi pedagang, mereka menyebut bahwa dampak kenaikan BBM sudah mulai terasa terhadap kenaikan harga pangan.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan bahwa daya beli masyarakat terpantau mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir hingga 37 persen. Hal tersebut pun meresahkan pedagang pasar.

“Kami sedang mengupayakan langkah-langkah serta upaya-upaya yangmemungkinkan untuk menjaga agar pedagang kami tidak ‘kolaps’,” ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga pangan harga cabai cabai daging sapi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top