Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inflasi Masih Tinggi, Apakah Ini Waktu yang Tepat Investasi Properti?

Agen properti PT Era Indonesia meyakini di tengah lonjakan inflasi saat ini adalah momen yang pas untuk investasi properti.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  14:11 WIB
Inflasi Masih Tinggi, Apakah Ini Waktu yang Tepat Investasi Properti?
Foto udara areal komplek perumahan bersubsidi di kawasan Jalan Kecipir, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (15/7/2022). ANTARA FOTO - Makna Zaezar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah berbagai hantaman terhadap pasar properti, agen properti PT Era Indonesia menyebutkan investasi properti saat ini justru terbilang aman sebab sektor ini merupakan industri yang anti inflasi.

Presiden Direktur PT Era Indonesia Darmadi Darmawangsa meyakini industri properti dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dilihatnya dari penyaluran kredit perbankan untuk properti yang tumbuh hingga 10 persen per April 2022.

Darmadi juga melihat kondisi ekonomi Indonesia cukup tangguh meski inflasi di berbagai negara telah menginjak angka di atas 8 persen, Indonesia terbukti masih mampu menjaga level inflasi di bawah 5 persen.

"Investasi properti merupakan instrumen yang paling aman karena sifatnya yang anti inflasi. Tren kenaikan inflasi justru akan menguntungkan karena harga properti juga ikut naik dan menjadi penghasil cuan bagi pemiliknya," kata Darmadi dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Menurutnya, di masa pemulihan ekonomi seperti sekarang pasar properti akan terdorong sehingga memicu kenaikan harga properti secara signifikan. Karena itu, saat ini menjadi momen tepat untuk berinvestasi di sektor properti.

"Permintaan properti terus tumbuh disokong sejumlah stimulus dari pemerintah. Ini mengindikasi fase recovery di mana permintaan yang tinggi dan pasokan sedang berupaya untuk memenuhi permintaan," jelasnya.

Darmadi membeberkan salah satu kondisi yang menunjukkan permintaan tinggi dari konsumen yaitu ketika pengembang properti, PT Agung Podomoro Land Tbk. membangun Kota Podomoro Tenjo.

Agung Podomoro dinilainya merupakan pengembang dengan kapabilitas yang kuat dan strategi yang unik. Pasalnya, saat krisis menerjang di mana perusahaan lain fokus pada penyelesaian krisis, Agung Podomoro justru fokus mengukur peluang yang ada.

"Sementara kebanyakan developer yang lain itu wait and see," terang Darmadi.

Tak hanya itu, pertumbuhan industri properti secara simultan juga ditopang oleh masifnya stimulus dari pemerintah sehingga mampu mendongkrak daya beli masyarakat dan meningkatkan penjualan properti yang cukup pesat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti investasi properti pemulihan ekonomi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top