Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jaga Inflasi Pangan, ID Food Pasok Stok Pangan di Pasar

Dalam mewujudkan pasokan pangan di pasar tradisional, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / ID Food dengan Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo) meneken nota kesepahaman dalam memasok kebutuhan untuk wilayah Jakarta dan Banten.
Buruh mengangkut karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (12/02/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Buruh mengangkut karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (12/02/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – BUMN Holding Pangan ID Food berupaya untuk menjadi bagian dalam mendukung pemerintah dalam menjaga inflasi pangan melalui suplai sejumlah pangan di pasar tradisional.

Dalam mewujudkan hal tersebut, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / ID Food dengan Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo) meneken nota kesepahaman dalam memasok kebutuhan untuk wilayah Jakarta dan Banten.

“BUMN Pangan ID Food berupaya untuk berkontribusi jaga inflasi pangan, khususnya di Jakarta dan Banten dengan kebutuhan tingkat konsumsi cukup tinggi melalui ketersediaan pasokan pangan, kelancaran distribusi logistik pangan,” ujar Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan dalam keterangan resmi, Selasa (12/7/2022).

Dia mengatakan BUMN Pangan turut berperan dan berkontribusi dalam mengamankan inflasi nasional khususnya DKI Jakarta capai bobot 27 persen, Banten 8 persen, dan sektor pangan sebagai penyumbang inflasi terbesar khususnya pada kontribusi inflasi untuk volatile food.

Dengan terjalinnya kerja sama bersama Appsindo, ID Food akan menyuplai kebutuhan pangan pokok ke pedagang pasar untuk menjamin stok pangan tersedia di pasar. Beberapa kebutuhan pangan pokok itu diantaranya beras, gula, minyak goreng, garam, daging, ikan dan komoditas pangan lainnya yang dikelola ID Food.

Sementara itu, Ketua Appsindo Hasan Basri mengatakan kondisi Covid-19 berdampak pada pedagang pasar dan UMKM oleh karenanya diharapkan dukungan dan kerja sama Pemerintah dalam memenuhi ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga.

“Para pedagang berharap kolaborasi dengan Pemerintah mengenai ketersediaan pangan, seperti daging, gula dapat disinergikan dengan UMKM, misal kami butuh pemasok gula untuk 700 pedagang kue dan pengrajin Rumah Tangga, BUMN Pangan dapat memasok komoditas pangan tersebut,” pungkas Hasan.

Hasan berharap kolaborasi berkelanjutan, diakuinya mengenai kolaborasi ini telah disosialisasikan dengan pedagang - pedagang pasar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper