Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Otak-atik Tanggal Target Operasi LRT Jabodebek, Mundur Lagi?

Kemenhub masih memastikan kesiapan operasi sarana dan prasarana kereta sebelum memastikan tanggal target operasi LRT Jabodebek.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 06 Juli 2022  |  18:08 WIB
Otak-atik Tanggal Target Operasi LRT Jabodebek, Mundur Lagi?
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022. Kehadiran LRT Jabodebek diharapkan mampu melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. - Antara/PT KAI

Bisnis.com, JAKARTA - LRT Jabodebek dipastikan mulai beroperasi paling cepat pada akhir 2022. Kementerian Perhubungan saat ini masih memastikan kesiapan operasi sarana dan prasarana kereta.

"[LRT Jabodebek] paling cepat beroperasi akhir 2022. Kita harus lihat benar kesiapan operasi dan Kemenhub didampingi oleh konsultan internasional bahwa itu aman [untuk dioperasikan]," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri di Gedung DPR, Rabu (6/7/2022).

Sebelumnya, proyek LRT Jabodebek sudah mundur beberapa kali dari target Commercial Operation Date atau COD. Awalnya, Proyek Strategis Nasional itu ditargetkan beroperasi pada Juli 2019 dan akhirnya digeser ke Agustus 2022 karena kesulitan pembebasan lahan, dan pandemi Covid-19.

Pada akhir Februari 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menargetkan LRT Jabodebek untuk bisa beroperasi pada Agustus 2022. Saat itu Operation Control Center atau OCC di Depo LRT, Bekasi, sudah mulai aktif guna mendukung jalannya sistem CBTC (Communication Based Train Control) dengan Grade of Automation Lv 3 atau GoA 3.

Kemudian, pada Mei 2022, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan progres LRT Jabodebek sudah berjalan 81,75 persen dan baru bisa mulai mengangkut penumpang sekitar Desember 2022, atau awal 2023. Sementara itu, proyek LRT Jabodebek baru akan menjalani soft launching pada Agustus 2022.

Kendati demikian, pada bulan berikutnya yakni Juni 2022, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebut bahwa LRT Jabodebek belum bisa siap pada Agustus 2022 untuk diuji coba atau soft launching.

"Agustus ini Saya kira belum siap. Tapi kami coba. Mungkin pada Desember kita lihat dulu. Mengoperasikan itu perlu kesiapan," kata Zulfikri pada bulan lalu.

Saat ditemui di Gedung DPR hari ini, Zulfikri menegaskan bahwa LRT Jabodebek akan dipamerkan (showcase) terlebih dahulu sebelum dioperasikan paling cepat akhir 2022.

"Pada Agustus lebih ke showcase dulu dan masih kita bahas seperti apa showcase-nya. Dari tiga lintas yang ada, masih dibahas lintas mana yang mau kita jalankan untuk showcase," kata Zulfikri.

Per Juni 2022, progres proyek LRT Jabodebek sudah mencapai 91 persen. Pihak operator masih menguji integrasi seluruh sistem serta pekerjaan stasiun sekaligus depo.

Nantinya, moda LRT Jabodebek juga direncanakan bisa terintegrasi dengan beberapa moda transportasi jalan lainnya. Untuk di DKI Jakarta, LRT Jabodebek ditargetkan bisa terintegrasi dengan Transjakarta dan angkutan Jak Lingko.

"Sementara waktu yang sudah berjalan yaitu integrasi dengan Trans Jakarta dan angkutan Jak Lingko (untuk area stasiun di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) serta integrasi dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Urban Transport/LRT Jabodebek Ferdian Suryo Adhi, Juni 2022 lalu.

Adapun, LRT Jabodebek akan beroperasi di 18 stasiun yaitu Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jatimulya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT lrt jabodebek Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top