Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Cip Semikonduktor PT Infineon Technologies Tambah Invesasi Rp569 Miliar

Tambahan modal tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas produksi cip semikonduktor menjadi 65 juta pcs per pekan pada 2025.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 18 Juni 2022  |  09:54 WIB
Produsen Cip Semikonduktor PT Infineon Technologies Tambah Invesasi Rp569 Miliar
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Infineon Technologies Batam, perusahaan semikonduktor yang berpusat di Jerman, berkomitmen menambab investasi senilai €35,37 juta atau setara dengan Rp569,3 miliar.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan tambahan modal tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas produksi cip semikonduktor menjadi 65 juta pcs per pekan pada 2025.

"Tambahan investssi bertujuan meningkatkan kapasitas produksi 65 juta per pekan pada 2025," kata Agus seperti dikutip dari siaran pers pada Sabtu (18/6/2022).

Sampai dengan 2021, kapasitas produksi PT Infineon Technologies Batam tercatat sebanyak 22 juta pcs per pekan. Tahun sebelumnya, kapasitas produksi perusahaan adalah 15 juta pcs.

Ke depannya, kata Agus, investasi perusahaan tersebut di Tanah Air akan bertambah sampai dengan €83,57 juta atau setara dengan Rp1,3 triliun dengan kapasitas produksi sebanyak 150 juta pcs per pekan pada 2030.

"[Investasi] akan bertambah menjadi €83,57 juta untuk kapasitas 150 juta per minggu sampai dengan 2030," kata Agus.

Sebagai informasi, PT Infineon Technologies Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri semikonduktor dan telah berinvestasi di Indonesia sejak 1996.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top