Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Subsidi Migor Curah Berakhir, 35 Perusahaan Ajukan Hak Konversi Ekspor

Dari 35 perusahaan, volume minyak goreng yang dikonversi menjadi hak ekspor sebanyak 223.504 ton. Sementara sisanya sebanyak 27 perusahaan mengajukan klaim uang dari selisih antara harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan keekonomian (HAK).
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 30 Mei 2022  |  17:06 WIB
Subsidi Migor Curah Berakhir, 35 Perusahaan Ajukan Hak Konversi Ekspor
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA- Sejumlah perusahaan yang sebelumnya ikut serta dalam program subsidi minyak goreng curah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajukan hak konversi ekspor.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika mengatakan terdapat 35 perusahaan yang sudah mengajukan hak konversi ekspor kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Ada 35 perusahaan industri yang sudah menyatakan minat untuk melakukan konversi minyak goreng curah yang sudah disalurkan untuk dijadikan hak ekspor," ujar Putu saat ditemui di gedung Kemenperin, Senin (30/5/2022).

Dari 35 perusahaan, diketahui total volume minyak goreng yang bakal dikonversi menjadi hak ekspor sebanyak 223.504 ton. Sementara sisanya sebanyak 27 perusahaan mengajukan klaim uang dari selisih antara harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan keekonomian (HAK).

Namun, Putu mengatakan nominal selisih yang diklaim oleh perusahaan-perusahaan tersebut belum diketahui dan masih dalam proses penghitungan.

Program minyak goreng curah dalam kerangka pembiayaan BPDPKS berakhir 31 Mei 2022. Dengan demikian, pada 1 Juni 2022 dan dilanjutkan dengan kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO).

Kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) diharapkan bisa menyalurkan lebih banyak minyak goreng curah dibandingkan dengan skema subsidi sebelumnya.

Menurut data Kemenperin, total minyak goreng curah yang sudah disalurkan sampai dengan 28 Mei 2022 sebanyak 400.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo produksi cpo minyak goreng ekspor cpo harga cpo isu cpo Mafia minyak goreng
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top