Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tertahan Tinggi, Bapanas Minta Distributor Daging Kerbau Beri Harga Wajar

Badan Pangan Nasional tengah memantau penyaluran daging kerbau beku impor penugasan kepada Bulog itu dari distributor ke pedagang.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 17 Maret 2022  |  12:25 WIB
Tertahan Tinggi, Bapanas Minta Distributor Daging Kerbau Beri Harga Wajar
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi - PT RNI

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo meminta distributor daging kerbau beku hasil impor Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog memberikan harga yang wajar kepada pedagang. 

Permintaan itu menyusul tingginya harga daging kerbau beku impor hasil penugasan Bulog itu di pasar saat ini. Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga daging kerbau beku itu sudah menyentuh di angka Rp100.900 per kilogram atau naik 26,12 persen dari harga eceran tertinggi atau HET sebesar Rp80.000. 

“Saya mengimbau agar Bulog dan distributor dapat memberikan harga yang wajar kepada para pedagang bukan murah atau mahal supaya masyarakat bisa menikmati harga daging kalau ini kerbau atau sapi segar dengan baik,” kata Arief kepada Bisnis, Rabu (16/3/2022). 

Arief mengatakan lembaganya tengah memantau penyaluran daging kerbau beku impor penugasan kepada Bulog itu dari distributor ke pedagang. Langkah itu diambil untuk memastikan HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat terlaksana di tengah masyarakat.

Adapun, HET daging kerbau beku yang dipatok rendah sebelumnya dimaksudkan untuk menjaga gejolak harga pangan di tengah masyarakat. 

“Stoknya sudah ada dan kemarin rekomendasinya impor sudah dibantu kita tinggal mengontrol sama-sama agar Bulog bisa memberikan harga yang wajar kepada distributor dan distributor memberikan harga yang wajar kepada pedagang,” kata dia. 

Sebelumnya, Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi meminta pemerintah untuk meninjau ulang harga eceran tertinggi atau HET daging kerbau beku impor yang dilakukan Perum Bulog. 

Asnawi beralasan harga keekonomian daging kerbau beku dari sisi hulu sudah mengalami kenaikan signifikan selama enam tahun terakhir. Saat ini, Asnawi mengatakan, pedagang mesti membeli daging kerbau impor itu seharga Rp93.000 per kilogram dari distributor. Sementara, distributor membeli daging kerbau impor dari Bulog di angka Rp81.000 per kilogram. 

“Harga acuan yang ditetapkan oleh presiden berdasarkan PP 4 Tahun 2016 itu sudah tidak ada lagi, tujuannya saat itu kan untuk industri lalu ketersediaan pangan dan stabilisasi harga sekarang sudah tidak ada lagi marwah itu,” kata Asnawi melalui sambungan telepon, Rabu (16/3/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog harga daging badan pangan nasional (BPN) DAGING KERBAU
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top