Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPI Tuntaskan Ekspor 600 Ton Kopi ke Mesir, Nilainya US$1,2 Juta

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI tuntaskan ekspor 600 ton kopi ke Mesir dengan nilainya US$1,2 juta hingga akhir 2021.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 25 Desember 2021  |  22:18 WIB
ilustrasi kopi Robusta khas Indonesia - Antara
ilustrasi kopi Robusta khas Indonesia - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menuntaskan ekspor kopi ke Mesir hingga akhir 2021. Pada Desember 2021, PPI mengekspor 120 ton kopi dari Lampung.

BUMN klaster pangan tersebut bersama pembeli (buyer) telah menandatangani kontrak ekspor kopi ke Mesir sebanyak 600 ton, terhitung mulai bulan September hingga Desember 2021, dengan nilai setara dengan US$1,2 juta.

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati Ekspor kopi ini akan terus dilakukan secara regular pada 2022 sesuai MoU yang telah ditandatangani PPI dengan pihak Mesir pada event Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021. 

"Ekspor kopi ini dilakukan dengan kerja sama dengan petani lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk periode September-Desember, PPI mengambil jenis kopi robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan. Kopi-kopi ini memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah,” ujar Nina dalam keterangan resmi, Sabtu (25/12/2021).

Dia mengungkapkan PPI, dalam end state sebagai supply chain ekosistem pangan, salah satunya akan bertindak sebagai ekspor gateway. 

Menurutnya, PPI melihat potensi-potensi komoditas yang dimiliki Indonesia dan terutama membawa produk klaster pangan ke pasar internasional. 

"Kami juga telah melakukan pembicaraan terhadap beberapa negara yang memiliki minat cukup besar kepada kopi Indonesia," lanjutnya. 

Direktur Komersial dan Pengembangan PPI Andry Tanudjaja menyampaikan bahwa ekspor kopi yang sudah berjalan di PPI ini akan menjadi momentum pengembangan ekspor yang terus ditingkatkan di PPI. 

"Ekspor ini sebagai salah satu stagging dalam strategic initiative new PPI pascamerger dengan BGR," ujar Andry yang juga bertugas sebagai Ketua Dewan Kopi Nusantara. 

Menurutnya, PPI memiliki produk kopi dengan brand Covare yang dihasilkan oleh petani Indonesia dari berbagai daerah, dengan varian seperti Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Sumatera Toba, Papua Blend, dan Papua Wamena. 

Selain itu, kata dia, PPI juga berfungsi juga offtaker seluruh kopi-kopi dari wilayah Indonesia yang terkenal kualitasnya di mancanegara. 

Dia mengatakan trend kopi di Mesir, tidak lepas dari kerja sama yang telah dilakukan selama ini. Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi di Mesir dengan presentase 54 persen. PPI sangat optimis bahwa sinergi ini akan terus meningkat antara petani, buyers, dan pihak yang berkaitan. 

"Ke depan, PPI dapat mengembangkan ekspor-ekspor lainnya ke Mesir dengan produk pertanian lainnya seperti rempah-rempah, pala, lengkuas, kayu manis, kapulaga, dan juga potensi perikanan dan hasil laut," ucap Andry. 

PPI sebagai salah satu klaster pangan dan holding pangan, ada pada posisi trading, logistics, warehousing, dan transportasi. Dia berharap pola penguatan rantai pasok pangan akan menyeluruh dan PPI berperan mulai dari offtake kemitraan kepada petani, nelayan, peternak, UMKM, hingga hilirisasi (dalam negeri dan luar negeri). 

New PPI dengan mengusung konsep intergrasi trading dan logistic ini memiliki jaringan yang sangat memadai, hulu ke hilir dan akan end to end dengan based customize yang menyiapkan komoditi/produk berdasarkan permintaan pasar. 

"Dengan jaringan yang ada di seluruh Indonesia, potensi masing-masing cabang dioptimalkan sebagai sumber supply produk-produk eskpor dengan menjaga konsistensi dari kualitas dan ketersediaan produk," katanya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor kopi pt perusahaan perdagangan indonesia (ppi)
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top