Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak! Ini Tiga Sektor Investasi yang Jadi Prioritas Pemerintah

Kementerian Investasi mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo untuk fokus menarik investasi terkait tiga hal.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 16 Desember 2021  |  15:43 WIB
Layar menampilkan Staf Ahli Bidang EKonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM Indra Darmawan memberikan pemaparan saat acara Bisnis Indonesia Business Challenge 2022 di Jakarta, Kamis (16/12/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Layar menampilkan Staf Ahli Bidang EKonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM Indra Darmawan memberikan pemaparan saat acara Bisnis Indonesia Business Challenge 2022 di Jakarta, Kamis (16/12/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyatakan akan fokus menarik dan mengembangkan investasi di tiga sektor. Fokus usaha dinilai diperlukan agar pengembangan bisnis di Indonesia dapat lebih optimal dan terarah.

Staf Ahli Menteri Investasi, Indra Darmawan menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo untuk fokus menarik investasi terkait tiga hal. Kementerian Investasi pun memperoleh mandat untuk menyusun langkah strategis menarik investasi.

"Prioritas ke depan, amanat presiden harus push tiga hal. Pertama adalah hilirisasi sumber daya alam," ujar Indra dalam gelaran Bisnis Indonesia Business Challenges bertajuk Arah Bisnis 2022: Momentum Kebangkitan Ekonomi, Kamis (16/12/2021). 

Menurutnya, hilirisasi sumber daya alam sudah berjalan beberapa waktu lalu melalui groundbreaking pabrik mobil listrik. Selain itu, pembangunan pabrik baterai listrik pun sudah berjalan dalam rangka pengembangan ekosistem baterai listrik.

Ekosistem itu, menurut Indra, akan mengoptimalkan potensi nikel yang ada di Tanah Air. Selain itu, upaya pertama pun sejalan dengan fokus kedua sesuai arahan Jokowi, yakni investasi dalam ekonomi hijau.

"Ekonomi hijau kami dorong, untuk terus bisa menciptakan kegiatan ekonomi berkelanjutan, sesuai dengan komitmen kita untuk menurunkan emisi," ujarnya.

Menurut Indra, upaya menarik investasi hijau pun sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap Perjanjian Paris dan Change Conference of the Parties (COP26). Indonesia berupaya untuk turut menurunkan emisi karbon melalui transisi ke ekonomi hijau, yang memerlukan investasi besar.

Fokus ketiga adalah terkait ekonomi digital. Indra menyebut bahwa investasi di ekonomi digital sangat penting karena adaptasi teknologi akan semakin vital dalam meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm Bisnis Indonesia Business Challenges (BIBC) kementerian investasi
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top