Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Penambahan Perjalanan KRL, Penumpang di Stasiun Bogor Naik 5 Persen

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor terus bertambah, kendati jumlah perjalanan kereta telah ditambah menjadi 1.005 perjalanan per hari.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 13 Desember 2021  |  16:46 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor terus bertambah, kendati jumlah perjalanan kereta telah ditambah menjadi 1.005 perjalanan per hari.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, pihaknya menambah jumlah perjalanan kereta dari sebelumnya 994 perjalanan menjadi 1.005 perjalanan dengan 94 rangkaian yang beroperasi pada pukul 04.00–22.00 WIB.

“Dari catatan KAI Commuter hingga pukul 08.00 WIB, ada 141.568 orang yang naik KRL di seluruh stasiun. Angka ini bertambah 2 persen dibandingkan dengan waktu yang sama pekan lalu. Stasiun Bogor adalah stasiun yang paling banyak penggunanya dengan 10.819 pengguna, atau bertambah 5 persen dibandingkan dengan pekan lalu di waktu yang sama,” ujarnya, Senin (13/12/2021).

Anne mengaku, penambahan jumlah perjalanan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi tren kenaikan penumpang yang terus terjadi.

KAI Commuter sendiri masih melakukan pembatasan kapasitas, sehingga peningkatan mobilisasi masyarakat diantisipasi dengan menjalankan 1.005 perjalanan sejak pekan lalu.

Lebih lanjut, dia menyebut, pengguna terpantau tertib mengikuti penyekatan di stasiun sebelum naik KRL, meski adanya tren kenaikan. KAI Commuter juga terus mengajak seluruh pengguna untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL terbanyak pada tahun ini terjadi pada bulan lalu, yakni November 2021 dengan total 12,4 juta orang.

Menurut Anne, tren kenaikan tersebut dikarenakan penanganan pandemi Covid-19 yang semakin membaik, sehingga masyarakat secara bertahap kembali beraktivitas di luar rumah.

“Data KAI Commuter mencatat November 2021 sebagai bulan dengan volume pengguna KRL tertinggi sepanjang 2021. Selama November, KRL tercatat melayani 12,4 juta pengguna, atau rata-rata 413.337 pengguna per hari di Jabodetabek,” ucapnya.

Anne menjelaskan, jumlah tersebut tumbuh 13,85 persen dibandingkan dengan Oktober 2021. Meski begitu, volume pengguna KRL masih jauh di bawah angka sebelum pandemi yang mampu melayani sekitar 1 juta pengguna per hari, atau lebih dari 26 juta penumpang setiap bulannya.

Jika dilihat sejak awal tahun hingga November 2021, tambah Anne, KRL Jabodetabek telah melayani 109,37 juta pengguna. Angka itu masih lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni tercatat ada 141,44 juta pengguna yang dilayani KRL Jabodetabek.

“Dari segi penyediaan sarana KRL, sebelum pandemi untuk melayani 1,2 juta pengguna per hari KAI Commuter menyiapkan 86 rangkaian KRL. Namun, di masa pandemi ini untuk mendukung mobilitas yang sehat dengan tetap jaga jarak, KAI Commuter dapat menyiapkan 94 rangkaian KRL, meskipun volume pengguna belum mencapai 50 persen dari volume pengguna sebelum pandemi,” imbuhnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

commuter line krl jabodetabek
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top