Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Kekhawatiran Kasus Covid-19 Meningkat, Penjualan Eceran Diproyeksi Melambat

Bank Indonesia (BI) melaporkan, mayoritas kelompok mencatatkan perbaikan kinerja penjualan eceran, masih masih terdapat beberapa kelompok yang masih berada dalam fase kontraksi.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 Desember 2021  |  16:16 WIB
Pengunjung berada di pusat perbelanjaan MargoCity, Depok, Jawa Barat, Jumat (20/8/2021). - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Pengunjung berada di pusat perbelanjaan MargoCity, Depok, Jawa Barat, Jumat (20/8/2021). - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja penjualan eceran pada November 2021 diperkirakan tumbuh positif sebesar 10,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 6,5 persen yoy.

Bank Indonesia (BI) melaporkan, mayoritas kelompok mencatatkan perbaikan kinerja penjualan eceran, masih masih terdapat beberapa kelompok yang masih berada dalam fase kontraksi.

Kelompok barang yang tercatat meningkat, yaitu kelompok bahan bakar kendaraan bermotor sebesar 34,9 persen yoy dan makanan, minuman, dan tembakau 17,5 persen yoy.

Sementara, perbaikan terjadi pada kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya dan peralatan informasi dan komunikasi yang keduanya tercatat mengalami kontraksi -14,1 persen yoy, lebih baik dari -20,3 persen yoy dan -18,9 persen yoy pada Oktober 2021.

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran masih tumbuh positif 2,2 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), namun melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 3,2 persen mtm.

Perlambatan penjualan eceran terjadi pada subkelompok sandang dan bahan bakar kendaraan bermotor yang masing-masing tercatat tumbuh 5,4 persen mtm dan 7,5 persen mtm.

“Responden menyampaikan perlambatan tersebut disebabkan oleh keadaan cuaca yang kurang mendukung dan potensi meningkatnya kembali kasus Covid-19,” tulis BI dalam Laporan Survei Penjualan Eceran, Jumat (10/12/2021).

Di sisi lain, sejumlah kelompok komoditas yang mengalami peningkatan penjualan eceran adalah kelompok suku cadang dan aksesori dan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, yang didorong oleh peningkatan kebutuhan masyarakat.

Pada November 2021, penjualan eceran diperkirakan melambat secara bulanan pada mayoritas kota yang disurvei.

Perlambatan diperkirakan terjadi di Semarang, Makassar, dan Medan. Sementara, penjualan eceran di Banjarmasin, Manado, dan Bandung tercatat terkontraksi masing-masing sebesar -0,4 persen mtm, -0,1 persen mtm, dan -0,6 persen mtm.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia penjualan eceran pemulihan ekonomi Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top