Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Riau Belum Dapat Kepastian di Blok Rokan

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan proses untuk mendapatkan PI 10 persen di Blok Rokan telah melalui 9 dari 10 tahapan yang ditentukan dalam Peraturan Menteri ESDM 37/2016.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 November 2021  |  01:32 WIB
Fasilitas produksi Blok Rokan.  - SKK Migas
Fasilitas produksi Blok Rokan. - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Riau masih belum mendapatkan kepastian atas hak partisipasi atau participating interest sebesar 10 persen di Blok Rokan.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan proses untuk mendapatkan PI 10 persen di Blok Rokan telah melalui 9 dari 10 tahapan yang ditentukan dalam Peraturan Menteri ESDM 37/2016.

Dia menuturkan, pihaknya telah melalui kesepakatan antara 5 bupati yang termasuk sebagai daerah penghasil migas dari Blok Rokan dan telah menunjuk badan usaha milik daerah yang akan diikutsertakan dalam PI 10 persen itu.

“Sampai 7 Oktober 2021 itu sudah clear semuanya dan dari Pertamina sudah kami ikuti, Pertamina Hulu Energi sudah menyampaikan ke SKK Migas, sampai SKK Migas dilakukan verifikasi, 5 November itu sudah clear, makanya kami harapkan sudah clear seharusnya sudah sampai ke Dirjen Migas,” katanya acara Northern Sumatra Forum, Kamis (25/11/2021).

Syamsuar menambahkan, saat dikonfirmasi ke Dirjen Migas Kementerian ESDM, dokumen PI 10 persen tersebut dinyatakan masih harus melalui tahapan verifikasi kembali di SKK Migas.

Padahal, pihak SKK Migas menyatakan bahwa dokumen tersebut telah melalui proses verifikasi.

“Hal-hal yang seperti ini karena ini sebenarnya transparan pengurusannya, ini semuanya apa adanya karena itu lah kami berharap progress dari pada ini bisa disegerakan karena ada tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas Blok Rokan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top