Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meksiko Beli Mi Instan Indonesia Pakai Skema Imbal Dagang

Meksiko membeli produk mi instan dan rempah-rempah asli Indonesia menggunakan skema imbal dagang yang ditargetkan mulai dilakukan pada November 2021.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  12:15 WIB
Ilustrasi produk mi instan. - indofood.com
Ilustrasi produk mi instan. - indofood.com

Bisnis.com, JAKARTA - Meksiko membeli produk mi instan dan rempah-rempah asli Indonesia melalui skema imbal dagang dengan nilai kesepakatan mencapai US$150.000.

Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan kontrak jual beli melalui skema imbal dagang antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dari Indonesia dengan Cluster de I+D y TICs dari Meksiko sebagai pelaksana imbal dagang di sela gelaran Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI- DE) 2021 pada Senin (25/10/2021).

Kontrak ditandatangani Direktur Komersial dan Pengembangan PTPPI Andry Tanudjaja dan Direktur Cluster de I+D y TICs Myrhge del Carmen Spross Barcenas.

“Penandatanganan kontrak merupakan proyek yang dilakukan pertama kali bagi kedua negara. Kontrak senilai US$150.000 merupakan bukti nyata keseriusan Indonesia dan Meksiko dalam meningkatkan on top export melalui kerja sama imbal dagang business-to-business,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dalam siaran pers, Selasa (26/10/2021.

Dalam kerja sama imbal dagang dengan Meksiko tersebut, Indonesia akan mengekspor rempah-rempah dan mi instan untuk diimbaldagangkan dengan empat produk dari Meksiko yaitu biji wijen, minyak wijen, minyak kanola, dan minyak alpukat.

“Pengiriman produk-produk tersebut dari dan ke masing-masing negara ditargetkan mulai dilakukan pada November 2021 sampai dengan Juni 2022,” kata Didi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardgana menambahkan pemerintah Indonesia berkomitmen penuh mendukung dan memberikan perhatian khusus dalam implementasi di lapangan.

“Kontrak jual beli melalui imbal dagang ini merupakan transaksi perdana yang dilakukan Indonesia dengan mitra dagangnya, sejak rencana imbal beli atas pembelian Sukhoi Su-35 dan program pengembangan pesawat KFX/IFX yang masih tertunda. Transaksi kontrak masih terbilang kecil, namun tidak menutup ruang adanya penambahan produk dan volume dari nilai transaksi,” kata Wisnu.

Duta Besar RI untuk Meksiko Cheppy T. Wartono mengatakan salah satu kendala utama dalam peningkatan perdagangan Indonesia–Meksiko adalah kekurangtahuan para pelaku usaha di kedua negara atas potensi yang dimiliki mitra dagang masing-masing.

"Pencapaian hingga kontrak jual beli antara kedua badan pelaksana bukanlah suatu hal yang mudah dan proses ke depan mungkin akan lebih sulit. Untuk itu, KBRI dan ITPC di Mexico City siap mendukung dan siap berkoordinasi untuk menjadikan kontrak dimaksud hingga tahap final,” katanya.

Total perdagangan Indonesia dan Meksiko pada periode Januari–Agustus 2021 tercatat sebesar US$966 juta. Pada periode ini, nilai ekspor Indonesia ke Meksiko tercatat sebesar US$776 juta dan impor Indonesia dari Meksiko sebesar US$190 juta. Artinya, Indonesia mengalami surplus sebesar US$586 juta.

Pada 2020, total perdagangan Indonesia dan Meksiko mencapai US$1,20 miliar. Ekspor Indonesia ke Meksiko tercatat sebesar US$936,5 juta dan impor Indonesia dari Meksiko sebesar US$269,5 juta. Indonesia menikmati surplus neraca perdagangan terhadap Meksiko sebesar US$667 juta.

Komoditas ekspor unggulan Indonesia ke Meksiko pada 2020 antara lain aksesoris kendaraan bermotor, alas kaki, minyak sawit dan turunannya, karet alam, dan perangkat telepon.

Adapun komoditas impor utama Indonesia dari Meksiko, antara lain perangkat telepon, kendaraan bermotor, mesin pengolah data otomatis, tembaga dimurnikan, dan produk bahan mineral.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag mi instan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top