Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Pariwisata, Kementerian PUPR Bangun 430 Rumah Sarhunta di Bromo-Tengger-Semeru

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 430 unit rumah bantuan program sarana hunian pariwisata (sarhunta) di kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Jawa Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Oktober 2021  |  21:19 WIB
Dukung Pariwisata, Kementerian PUPR Bangun 430 Rumah Sarhunta di Bromo-Tengger-Semeru
Ilustrasi. Salah satu rumah yang mendapatkan bantuan program sarana hunian pariwisata (sarhunta) Kementerian PUPR. - ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 430 unit rumah bantuan program sarana hunian pariwisata (sarhunta) di kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Jawa Timur.

“Kementerian PUPR siap mendukung pengembangan kawasan wisata dengan menata dan meningkatkan kualitas rumah penduduk. Dengan kondisi rumah penduduk yang ditingkatkan kualitasnya, maka para wisatawan yang datang berkunjung pun bisa lebih nyaman,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Menurut dia, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sangat membutuhkan bantuan rumah yang layak huni di tengah pandemi saat ini.

Dia mengatakan bahwa keberadaan rumah yang layak huni dari sisi konstruksi bangunan, seperti atap, lantai, dan dinding yang baik bisa membuat masyarakat hidup lebih sehat, serta terhindar dari paparan virus.

“Kami banyak menyalurkan bantuan berupa sarhunta untuk mendukung KSPN. Kami yakin dengan bantuan ini geliat sektor pariwisata di Indonesia dapat meningkat di masa mendatang,” paparnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, sebanyak 430 unit rumah tercatat menjadi penerima program peningkatan kualitas rumah swadaya untuk mendukung usaha pondok wisata (homestay) dan usaha pariwisata lainnya di KSPN BTS.

Jumlah unit rumah tidak layak huni yang dibangun untuk usaha lainnya adalah sebanyak 310 unit, sedangkan sisanya sebanyak 120 unit mendapatkan bantuan homestay.

Disebutkan, untuk peningkatan kualitas usaha pariwisata tersebar di Kabupaten Probolinggo 32 unit, Kabupaten Pasuruan 27 unit, Kabupaten Malang 33 unit, dan Kabupaten Lumajang 28 unit.

“Total anggaran untuk pelaksanaan program ini senilai Rp25,99 miliar. Saat ini, progres fisik pembangunan di lapangan telah mencapai 70 persen dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata perumahan rakyat Kementerian PUPR

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top