Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPH Migas Catat Penyaluran Solar Bersubsidi Capai 11,29 Juta KL, Premium Hanya 3,3 Juta KL

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIgas) mencatat penyaluran bahan bakar minyak atau BBM jenis Solar telah mencapai 11,29 juta kiloliter per September 2021. Adapun, penyaluran jenis bahan bakar khusus penugasan atau Premium hanya mencapai 3,3 juta kiloliter.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 17 Oktober 2021  |  15:21 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIgas) mencatat penyaluran bahan bakar minyak atau BBM jenis Solar telah mencapai 11,29 juta kiloliter per September 2021. Adapun, penyaluran jenis bahan bakar khusus penugasan atau Premium hanya mencapai 3,3 juta kiloliter.

Berdasarkan data BPH Migas yang diterima Bisnis pada Minggu (17/10/2021), realisasi penyaluran kerosin periode Januari–September tahun ini telah mencapai 362.500 kiloliter (kl) atau 72,5 persen dari kuota yang ditetapkan pada tahun ini sebesar 500.000 kl.

Sementara itu, pada periode yang sama realisasi penyaluran Solar telah mencapai 11,29 juta kl atau 71,46 persen dari kuota tahun ini sebanyak 15,8 kl.

BPH Migas mencatat, kerosin yang telah disalurkan tersebut seluruhnya didistribusikan oleh PT Pertamina (Persero). Sementara itu, BBM jenis Solar disalurkan oleh Pertamina sebanyak 11,16 juta kl atau sekitar 71,66 persen, dan PT AKR Corporindo Tbk. sebesar 127.272 kl.

Terjadi peningkatan penyerapan Solar dalam tiga bulan terakhir, dengan penyerapan tertinggi terjadi pada September 2021, yakni 1,37 juta kl.

Sebelumnya, realisasi penyerapan Solar pada semester I/2021 berada pada level 1 juta–1,2 juta kl.

Kemudian, realisasi penyaluran Premium sampai dengan September 2021 masih tercatat jauh lebih rendah dibandingkan dengan kuota yang ditetapkan sepanjang tahun ini.

Realisasi penyaluran Premium pada periode Januari–September 2021 baru sebanyak 3,3 juta kl, sedangkan kuota tahun ini adalah 10 juta kl.

Penyerapan Premium yang terendah tercatat pada September 2021, dengan realisasi hanya 241.986 kl, sedangkan penyerapan tertinggi terjadi di Januari 2021 dengan realisasi sebesar 483.451 kl.

Secara mingguan, realisasi Premium yang disalurkan oleh Pertamina terpantau mengalami tren kenaikan.

Pada Agustus 2021, BPH Migas mencatat realisasi penyaluran pada pekan pertama adalah sebesar 64.092 kl, meningkat pada pekan kedua menjadi 127.680 kl, naik lagi menjadi 204.982 kl pada pekan ketiga, lalu tumbuh di pekan keempat menjadi 280.535 kl, dan mencapai 312.228 kl pada pekan kelima.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

solar bph migas premium
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top