Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lion Air Beberkan Fasilitas Bengkel Pesawat di Batam Aero Technic

Lion Air Group mejelaskan prosedur perawatan di bengkel pesawat Batam Aero Technic.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 31 Agustus 2021  |  11:42 WIB
Lion Air Beberkan Fasilitas Bengkel Pesawat di Batam Aero Technic
Ilustrasi - Fasilitas MRO Batam Aero Technic (BTA) di Batam. - Bisnis/Youtube
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air Group menyampaikan prosedur perawatan pesawat yang dijalankan selama pandemi Covid-19 di Batam Aero Technic (BAT).

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan saat ini perawatan pesawat udara dilaksanakan di pusat perawatan pesawat Lion Air Group Batam Aero Technic (BAT). Danang menegaskan semua prosedur yang dilakukan telah mengikuti aspek keselamatan yang dapat membantu untuk melaksanakan seluruh tahapan sampai selesai.

"Kami tetap melaksanakan proactive maintenance atau pemeliharaan dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang pengawasan dan perbaikan minor guna mempertahankan kondisi pesawat udara keadaan optimal sesuai approved maintenance berdasarkan program masing-masing maskapai di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic. Selain itu juga perawatan besar dan perawatan ringan dilakukan di line maintenance base," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (31/8/2021)

Dia menjelaskan di Base Maintenance Batam Aero Technic, dalam satu kali maintenance mampu merawat 15 unit yang terdiri dari pesawat berbadan lebar (wide body aircraft) seperti Airbus 330, pesawat berbadan sedang atau kecil (narrow body aircraft), antara lain Boeing 737, Airbus 320, ATR maupun Hawker, meliputi pekerjaan ringan sampai pekerjaan berat, termasuk painting full body pesawat, peremajaan interior pesawat, perawatan komponen pesawat dan lainnya.

Pelaksanaan pengecekan, perawatan pesawat udara di lingkungan Lion Air Group didukung sumber daya manusia atau tenaga profesional (teknisi dan mekanik) berjumlah kurang lebih 2.500 orang.

"Seluruh teknisi dan tim pelaksana terkait tetap menjalankan protokol kesehatan, yakni mencuci dan membersihkan tangan, penggunaan masker, sarung tangan, perlengkapan keamanan dan lainnya sebagai upaya guna tindakan preventif dengan mengutamakan kesehatan," jelasnya.

Saat ini, jelas Danang, ada sejumlah ahapan Pengecekan dan Perawatan Pesawat Udara yang harus dijalankan rutin. Pengecekan secara rutin dilakukan sebelum penerbangan (penerbangan awal atau ketika pesawat transit), hal ini guna memastikan bahwa pesawat yang akan dioperasikan sudah sesuai persyaratan keselamatan dan keamanan operasional.

Lion Air Group secara konsisten (terstruktur dan terjadwal) menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan pesawat udara menurut program perawatan (approved maintenance program) secara berjadwal (schedule maintenance), perawatan rutin yang dilakukan setiap malam, saat pesawat di bandar udara (remain over night) dan tidak berjadwal (unscheduled maintenance). Saat melakukan pengerjaan, petugas telah diberikan pengetahuan mengenai keselamatan dan telah melakukan tes kesehatan.

Upaya tersebut menurut standar operasional prosedur guna mewujudkan operasional penerbangan, memastikan setiap pesawat kondisi prima, aman dan laik terbang (airworthiness for flight) serta sejalan untuk merencanakan secara tepat persiapan penerbangan (preparation ready for flight).

Tak hanya itu saja, ada fase pengerjaan juga dilakukan yang meliputi pengecekan dan Pemeliharaan Komponen Pesawat Pemeriksaan dan perawatan kinerja (performa) secara komprehensif dari seluruh komponen pesawat udara, yaitu pada mesin (preservation engine), perangkat tambahan daya (auxiliary power unit), navigasi, perlatan komunikasi, hiburan dalam penerbangan (inflight entertainment), fasilitas pesawat dan lainnya yang terkait.

Kemudian Sterilisasi Pesawat, di antaranya dengan Pengecekan sistem sirkulasi udara pada kabin, termasuk HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat. Lalu, proses sterilisasi mencakup disinfection, disinsection, fummigasi dan deepcleaning. Menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku.

Termasuk untuk area ruang kokpit, toilet (lavatory), dapur (galley), kompartemen bagasi, meja lipat pada kursi, sandaran kursi, penutup kursi bagian kepala (head cover), penutup jendela dan dinding kabin, karpet dan ruang kargo di bagian bawah kabin pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), seperti pencucian dan membersihkan (lap) badan pesawat.

Selain itu, kebersihan diberlakukan untuk peralatan pendukung seperti kendaraan pendorong pesawat (pushback car), bus penghubung (neoplane), tangga masuk pesawat untuk penumpang dan kargo, kendaraan pengangkut barang dan kargo.

Tahapan selanjutnya adalah pengecekan Pesawat Cadangan atau perawatan khusus untuk pesawat cadangan (standby), sesuai ketentuan dari pembuat (pabrikan) pesawat yang disebut sebagai prolong inspection.

"Seluruh pelaksanaan perawatan, pengecekan pesawat di Lion Air Group didasarkan pada standar regulasi (aturan) nasional dan internasional, ketentuan atau rekomendasi yang ditetapkan pabrikan pesawat udara, pabrikan mesin dan pabrikan komponen-komponen lainnya yang ada di pesawat udara," tekannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air mro
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top