Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KKP Terima 20 Notifikasi dari China terkait Produk Terpapar Covid-19

BKIPM telah melakukan penangguhan internal terhadap 14 UPI eksportir produk perikanan dan meminta mereka untuk melakukan pengendalian paparan Covid-19.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 16 Juni 2021  |  09:20 WIB
Ilustrasi nelayan mengumpulkan tangkapan ikan
Ilustrasi nelayan mengumpulkan tangkapan ikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan menerima 20 notifikasi produk perikanan Indonesia yang teridentifikasi positif Covid-19. 

"Kami menerima 20 notifikasi yang berasal dari 14 UPI [Unit Pengolahan Ikan] terkait temuan ini," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), dikutip dari keterangan resminya, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, Pusat Pengendalian Mutu BKIPM telah melakukan penangguhan internal terhadap 14 UPI eksportir produk perikanan dan meminta mereka untuk melakukan pengendalian paparan Covid-19 pada seluruh rantai kegiatan produksi hulu-hilir, termasuk terhadap pekerja.

Indonesia melalui BKIPM KKP juga telah melakukan harmonisasi dengan pihak otoritas China  (General Administration of Custom the people's Republik of China/GACC) tentang notifikasi produk perikanan yang positif Covid-19 melalui pertemuan bilateral yang telah dilakukan sebanyak 9 kali.

Rina mengatakan terdapat 10 negara yang melakukan protes terhadap tindakan China terkait impor produk perikanan melalui WTO (World Trade Organization).

Kendati demikian, Indonesia memilih pendekatan bilateral untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga produk perikanan Indonesia bisa tetap diekspor ke China.

Dalam pertemuan bilateral, BKIPM pun meminta klarifikasi teknis terhadap paparan Covid-19 kepada GACC. Hal ini dikarenakan baik produk, kemasan, peralatan proses dan pekerja telah diuji Covid-19 dan dinyatakan negatif.

"Kita berkomunikasi terutama terkait metode pengujian Covid-19 yang dilakukan pihak GACC, sehingga diharapkan hasil uji dapat dipertanggunjawabkan oleh kedua belah pihak [Indonesia dan China]," urai Rina.

Langkah lain yang juga ditempuh ialah konsolidasi terhadap metode pengujian yang sesuai, bersama dengan beberapa laboratorium untuk melakukan pengujian Covid-19. Rina mendorong seluruh pekerja di UPI yang melakukan ekspor untuk dimasukkan dalam target prioritas program vaksinasi.

"Mengingat pentingnya industri perikanan yang bisa menjadi pengungkit ekonomi dan market share kita ke Tiongkok, kita pastikan bahwa KKP khususnya BKIPM akan berbuat semaksimal mungkin," tekannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china kkp ekspor perikanan
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top