Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Progres Sarana dan Prasarana Pelabuhan Patimban

Kemenhub menyiapkan sarana dan prasarana Pelabuhan Patimban dalam mendukung kegiatan operasional.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  09:50 WIB
Kapal Roro KMP Ferrindo 5 sandar di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Minggu (10/1/2021). Kapal ini jadi jenis Roro pertama yang bersandar dan melayani lintasan Patimban, Subang-Panjang, Lampung. - Bisnis/Rinaldi M Azka
Kapal Roro KMP Ferrindo 5 sandar di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Minggu (10/1/2021). Kapal ini jadi jenis Roro pertama yang bersandar dan melayani lintasan Patimban, Subang-Panjang, Lampung. - Bisnis/Rinaldi M Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Kenavigasian telah menyiapkan sarana prasarana dalam rangka mendukung kegiatan operasional di Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat.

Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan mengatakan persiapan terkait sarana prasarana tersebut dilakukan oleh Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok.

"Ada beberapa hal terkait kenavigasian yang telah disiapkan. Di antaranya adalah yang terkait dengan penataan alur pelayaran, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran [SBNP], penyampaian berita terkait Maritime Safety Information [MSI] dan juga penyiapan peta laut Indonesia, baik Electronic Nautical Charts [ENC] maupun peta laut kertas, bekerja sama dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL [PUSHIDROSAL]," katanya, Senin (7/6/2021).

Menurutnya semua hal tersebut merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam mendukung kegiatan operasional Pelabuhan Patimban, yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim.

Lebih lanjut dia menjelaskan, alur pelayaran di Pelabuhan Patimban telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 272/2020 Tentang Penetapan Alur-Pelayaran, Sistem Rute, Tata Cara Berlalu Lintas, dan Daerah Labuh Kapal Sesuai Dengan Kepentingannya di Alur-Pelayaran Masuk Pelabuhan Patimban.

“Panjang alur pelayaran di Patimban ini adalah 25 NM, dengan lebar alur 160 sampai dengan 500 meter, serta dengan kedalaman 10 Meter LWS,” jelasnya.

Alur pelayaran Patimban, sambungnya, juga telah dilengkapi dengan 15 unit Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), yang terdiri atas 11 unit Pelampung Suar dan 4 pelampung suar sementara, dan direncanakan akan segera dilaksanakan pembangunan 3 Rambu Suar di Pelabuhan Patimban.

Sementara itu, tambah dia, terkait operasional Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Direktorat Kenavigasian juga telah mengeluarkan Maklumat Pelayaran (MAPEL) No. 45/Phbl/2021 Tanggal 07 April 2021, untuk menginformasikan keberadaan SBNP kepada para pengguna di Pelabuhan Patimban.

“Kami juga telah bekerja sama dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL [PUSHIDROSAL] untuk menyiapkan peta laut Indonesia di Pelabuhan Patimban dalam bentuk peta kertas No. 528 dan 529 serta Electronic Nautical Charts (ENC) No. ID400529 dan ID500528. Peta laut tersebut telah diupdate melalui survey hidrografi dan telah dipublikasikan, sehingga kapal-kapal dapat mengetahui secara detail kondisi kedalaman dan kondisi alur pelayaran di sekitar Pelabuhan Patimban,” pungkasnya.

Dia berharap dengan keberadaan sarana prasarana terkait kenavigasian tersebut, selain dapat meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, juga dapat memperlancar operasional di Pelabuhan Patimban.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub pelabuhan patimban
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top