Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cushman & Wakefield : Investasi di Perumahan Tapak Masih Menarik

Konsultan properti Cushman & Wakefield menilai investasi di perumahan tapak masih menarik. Rumah tapak dinilai akan membawa pemulihan untuk sektor properti
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  20:10 WIB
Ilustrasi perumahan di sisi persawahan./Antara - Mohamad Hamzah
Ilustrasi perumahan di sisi persawahan./Antara - Mohamad Hamzah

Bisnis.com, JAKARTA – Investasi sektor properti residensial terutama rumah tapak di Indonesia masih menarik, kata Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo.

“Karena market perumahan di sini end user dengan segmen menengah yang terbanyak. Dan permintaan terus ada. Investasi residential menarik di Indonesia," ujarnya kepada Bisnis pada Senin (31/5/2021).

Di negara lain yang investasi pada proyek rumah tapak tak terbilang baik. Investor di negara lain memilih untuk membangun high rise. Hal itu itu dikarena high rise lebih diminati untuk tempat tinggal.

"Kalau negara lain kebanyakan multifamily  memilih high-rise residential market. Kalau pasar high-rise atau komdominiumdi sini adalah investor bukan end user market. Rumah tapak ini akan membawa pemulihan untuk sektor properti,” paparnya.

Berdasarkan Laporan Bank Indonesia, penjualan properti residensial primer kuartal I tahun 2021 secara tahunan tercatat meningkat 13,95 persen (yoy).

Angka ini meningkat tajam dari kontraksi penjualan di kuartal IV tahun 2020 yang sebesar -20,59 persen (yoy) dan -43,13 persen di kuartal I/2020.

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I/2021 sebesar 1,35 persen (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 1,43 persen (yoy) dan lebih rendah dari kuartal I/2020 yang 1,68 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top