Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkeu Hitung Aset Negara di Blok Rokan Senilai Hampir Rp98 Triliun

Secara rinci, besaran nilai aset Blok Rokan terdiri dari tanah senilai Rp71,74 miliar, harta benda inventaris senilai Rp15,94 miliar, harta benda modal senilai Rp96,08 triliun, dan material persediaan senilai Rp1,6 triliun.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  17:41 WIB
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau. Dok: SKK Migas
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau. Dok: SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mencatat nilai Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas Blok Rokan sebesar Rp97,78 triliun.

Nilai tersebut setara dengan 20 persen total nilai BMN Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Nasional yaitu Rp497,62 triliun, berdasarkan LKKP 2019.

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-Lain (PNKNL) DJKN Kemenkeu Lukman Efendi menyebut besarnya nilai BMN Blok Rokan membuat fokus pemerintah dan pengelola terpusat ke wilayah tersebut.

"Makanya kita lebih agak perhatian kesini dan karena juga kompleksitasnya tinggi di sini. Nilai aset tanah, harta benda modal, harta benda inventaris, dia 20 persen dari total BMN Hulu Migas," jelas Lukman dalam konferensi pers bertajuk 'Pengelolaan Aset Blok Rokan Pascakontrak Kerjasama Migas Berakhir' secara virtual, Jumat (28/5/2021).

Secara rinci, besaran nilai aset Blok Rokan terdiri dari tanah senilai Rp71,74 miliar, harta benda inventaris senilai Rp15,94 miliar, harta benda modal senilai Rp96,08 triliun, dan material persediaan senilai Rp1,6 triliun.

Adapun, luas wilayah kerja dari Blok Rokan adalah 626.000 Ha, meliputi lima kabupaten yaitu Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kampar. Serta dua kota yaitu Pekanbaru dan Dumai merupakan non-wilayah kerja.

Oleh karena itu, persiapan alih kelola Blok Rokan pada Agustus 2021 menjadi perhatian Kemenkeu. Kini proses pemeriksaan administratif dan fisik tengah dilakukan. Untuk aset tanah, pemeriksaan masih dijalankan 10 persen, pemeriksaan aset harta benda modal mencapai 83 persen, dan diperkirakan akan selesai pada bulan ini.

Lalu, pemeriksaan harta benda inventaris sudah mencapai 60 persen, dan material persediaan sudah rampung hingga 100 persen.

"Kita harapkan pada 8 Agustus [proses] ini sudah clear dari pihak kitanya. Kita berpacu dengan waktu," ujar Lukman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian keuangan aset negara Blok Rokan
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top