Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jasa Marga Nilai Penyekatan Mudik Lebaran 2021 Cukup Berhasil

Program peniadaan Mudik Lebaran 2021 dibagi menjadi tiga masa, yakni pra-penyekatan pada 22 April 2021 sampai 5 Mei 2021, masa penyekatan pada 6-17 Mei 2021, lalu pasca penyekatan hingga 24 Mei 2021. Raddy mencatat VLL ruas tol perseroan pada pra-penyekatan mencapai 1,78 juta kendaraan atau turun 5,1 persen dari hari biasa.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 20 Mei 2021  |  17:51 WIB
Petugas posko penyekatan larangan mudik KM 31 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memeriksa kelengkapan surat kendaraan pemudik pada H-1 Idulfitri 2021. - Antara
Petugas posko penyekatan larangan mudik KM 31 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memeriksa kelengkapan surat kendaraan pemudik pada H-1 Idulfitri 2021. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyatakan kegiatan penyekatan Mudik Lebaran 2021 cukup berhasil. Hal tersebut ditunjukan dengan anjloknya volume lalu lintas (VLL) tol milik perseroan dari hari biasa.

Seperti diketahui, masa VLL pada Mudik Lebaran umumnya melonjak dibandingkan hari biasa. Walakin, penyekatan yang dilakukan pemerintah pada 6-17 Mei membuat VLL kendaraan yang meninggalkan kawasan Jabodetabek anjlok 48,8 persen dari hari biasa menjadi 636.651 kendaraan.

"Pada periode puncak yang terjadi pada 7 Mei 2021 atau H-6 sejumlah 87.685 kendaraan atau turun 44,5 persen dari hari normal. Itu mungkin dampak dari peniadaan mudik dan masyarakat cukup kooperatif terhadap kegiatan ini," kata Project Director Jasamarga Tollroad Command Center Jasa Marga Raddy R Lukman di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Raddy mengatakan program peniadaan Mudik Lebaran 2021 dibagi menjadi tiga masa, yakni pra-penyekatan pada 22 April 2021 sampai 5 Mei 2021, masa penyekatan pada 6-17 Mei 2021, lalu pasca penyekatan hingga 24 Mei 2021. Raddy mencatat VLL ruas tol perseroan pada pra-penyekatan mencapai 1,78 juta kendaraan atau turun 5,1 persen dari hari biasa.

Sementara itu, Raddy menilai sejauh ini puncak arus balik pada musim Mudik Lebaran 2021terjadi pada 19 Mei 2021 atau H+5 Lebaran. Walakin, lanjutnya, perseroan harus melihat lebih lanjut perkembangan VLL hingga 24 Mei 2021.

"Kondisi per hari ini [Kamis (20/5/2021)] tidak ada kenaikan [VLL] signifikan. Kami masih lihat terus [kondisi VLL jalan tol karena masih ada] kendaraan yang belum kembali [ke Jakarta]," ucapnya.

Sebelumnya, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan penyekaatan Mudik Lebaran 2021. Untuk mengantisipasi arus mudik, Dwimawan mengatakan pihaknya akan berkontribusi dalam melakukan random check antigen (RCA).

Heru berujar saat ini penyekatan di titik Kilometer 31A dan Kilometer 46+500 pada Tol Jakarta-Cikampek telah dihentikan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek.

Selain itu, akses Jalan Layang MBZ telah dibuka sejak 14 Mei 2021 pukul 20.00 WIB. Dengan demikian, pengendara kendaraan golongan I dari arah Rorotan, Jatiasih, dan Cawang yang menuju Cikampe telah bisa mengakses ruas tersebut lagi.

"Namun, untuk akses Kilometer 48B Jalan TolJakarta-Cikampek arah Jakarta masih dilakukan penutupan sementara untuk mendukunga penyekatan kendaraan kembali ke arah Jabodetabek," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga Larangan Mudik Lebaran
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top