Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Impor Barang Konsumsi Naik Saat Ramadan, Khususnya Komoditas Ini

Sumbangan barang konsumsi terhadap total impor Indonesia hanya sekitar 10 persen.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 20 Mei 2021  |  12:35 WIB
Impor Barang Konsumsi Naik Saat Ramadan, Khususnya Komoditas Ini
Pedagang bawang putih beraktivitas di salah satu pasar di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Impor barang konsumsi tercatat mengalami kenaikan pada April 2021 seiring dengan tumbuhnya permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan impor barang konsumsi didominasi oleh komoditas yang dibutuhkan jelang festive season.

Nilai impor barang konsumsi pada April mencapai US$1,63 miliar atau naik 12,89 persen dibandingkan dengan Maret 2021. Nilai ini juga lebih tinggi 34,11 persen dibandingkan dengan April 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan terdapat beberapa barang konsumsi yang kenaikannya cukup tinggi pada April di antaranya adalah gula mentah yang diimpor Indonesia dari India, bawang putih dan anggur segar dari China, dan daging sapi beku dari Australia.

“Jadi, barang-barang ini kita lihat memang barang-barang konsumsi yang dibutuhkan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (20/5/2021).

Meski impor barang konsumsi mengalami kenaikan, Suhariyanto memberi catatan bahwa sumbangan barang konsumsi terhadap total impor Indonesia hanya sekitar 10 persen.

Struktur impor Indonesia pada April, lanjutnya, masih didominasi oleh bahan baku atau penolong yang nilainya mencapai US$12,47 miliar atau 76,55 persen dari total impor. Impor bahan baku atau penolong sendiri mengalami kontraksi secara bulanan sebesar 3,63 persen.

“Impor barang konsumsi naik 12,89 persen secara bulanan, tetapi share konsumsi hanya 10 persen. Impor masih didominasi oleh bahan baku atau penolong,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor BPS barang konsumsi
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top