Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FSRU Jawa-1 Terima Transfer Perdana Gas Alam Cair

Aktivitas perdana dari kapal FSRU ini menandakan progres konstruksi PLTGU Jawa-1 semakin mendekati tahapan commisioning.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 20 April 2021  |  16:02 WIB
Kapal Tangguh Towuti - Istimewa
Kapal Tangguh Towuti - Istimewa

Bisnis.com, KARAWANG - Kapal unit penyimpanan dan regasifikasi terapung atau floating strorage regasification unit Jawa-1, milik PLTGU Cilamaya, menerima transfer perdana gas alam cair.

Transfer gas alam tersebut dilakukan oleh kapal LNG Carrier Tangguh Towuti.

Direktur Utama PT Jawa Satu Regas (JSR) Indra Trigha mengatakan aktivitas perdana dari kapal FSRU ini, menandakan progres konstruksi PLTGU Jawa-1 semakin mendekati tahapan commisioning.

Proses transfer LNG dari kapal LNG Carrier ke kapal FSRU saat ini tengah berlangsung. 

"Proses transfer gas alam cair ini dimulai sejak Senin sore kemarin. Targetnya, Rabu dini hari nanti," ujar Indra, melalui rilis yang diterima Bisnis.com, Selasa (20/4/2021). 

Indra menyebutkan kapal pengangkut LNG Tangguh Towuti merapat di terminal khusus PT Jawa Satu Power yang berada Pelabuhan Patimban (Subang), pada Senin pagi.

Kapal ini, memiliki kapasitas angkut LNG sebanyak 145.000 m³. 

Sesuai time schedule, proses commisioning PLTGU Jawa-1 akan dilakukan pada Mei 2021. Untuk commisioning diperlukan empat kargo LNG. Jadi, masih tersisa tiga kargo yang akan dikirim.

VP Indonesia BP Berau Ltd Hardi Hanafiah mengatakan Tangguh LNG sangat bangga, melalui kargo LNG perdana ini, dapat mendukung kegiatan commissioning PLTGU Jawa-1.

"Terima kasih atas kerja samanya," ujar Hardi.

Kapal FSRU memiliki arti penting dalam operasional PLTGU Jawa-1. Keberadaan kapal ini menjadi fasilitas pendukung utama yang langsung terintegrasi dengan PLTGU Jawa-1. 

Selain itu, kapal tersebut menyediakan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung yang menjadi bahan bakar turbin pembangkit listrik.

Selanjutnya, gas dikirim melalui pipa sepanjang 21 kilometer ke fasilitas pembangkit untuk menghasilkan listrik.

Kapal FSRU ini memiliki kapasitas kargo penyimpanan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) sebesar 170.150 m3, dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Di dalamnya terdapat empat train unit vaporizer regasifikasi masing-masing berkapasitas 100 MMSCFD yang dapat meregasifikasi LNG secara terus menerus.

PLTGU Jawa-1 adalah pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda (CCGT, Combined Cycle Gas Turbin) berkapasitas 1.760 MW. Proyek ini berlokasi di Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang.

Proyek ini mengintegrasikan fasilitas gas dengan pembangkit listrik yang terdiri atas PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi.

LNG yang dipasok PLN akan diterima dan diregasifikasi di unit FSRU dan selanjutnya dialirkan dalam bentuk gas ke unit PLTGU Jawa-1 melalui pipa gas offshore dan onshore.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fsru cilamaya pltgu
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top