Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPS Rilis 2 Data Ekonomi Penting Hari Ini, Berikut Jadwal dan Tautannya

Dua data tersebut yakni, perkembangan ekspor dan impor Indonesia Maret 2021 dan perkembangan upah pekerja/buruh maret 2021.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 15 April 2021  |  09:00 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan dua data penting pukul 11.00 WIB hari ini, Kamis (15/4/2021). Dua data tersebut yakni, perkembangan ekspor dan impor Indonesia Maret 2021 dan perkembangan upah pekerja/buruh maret 2021.

Angka-angka tersebut akan dirilis langsung oleh Kepala BPS, Suhariyanto, secara live streaming yang dapat disaksikan di youtube BPS (BPS Statistics) atau pada tautan berikut http://s.bps.go.id/rilisbps2021.

Sementara itu, bahan rilis akan di upload di situs BPS www.bps.go.id setelah rilis streaming selesai.

Tren surplus neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2021 berpotensi untuk berlanjut, namun menyusut hingga di bawah US$1 miliar atau Rp14,6 triliun.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal memperkirakan neraca perdagangan Indonesia di Maret 2021 masih akan surplus namun nilainya akan mengecil. Adapun, posisi neraca perdagangan pada Februari 2021 surplus sebesar US$2 miliar.

“Maret saya [perkirakan] masih berpotensi surplus tapi saya perkirakan surplusnya akan mengecil, bisa jadi di bawah US$1 miliar,” kata Faisal kepada Bisnis, Rabu (14/4/2021).

Menurut Faisal, hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya impor menjelang bulan Ramadan terutama pada barang konsumsi. Meskipun, ekspor diperkirakan tetap kuat seperti periode-periode sebelumnya.

“Sebabnya, walaupun ekspor tetap kuat, tapi impor menjelang ramadhan biasanya mengalami peningkatan, khususnya impor barang konsumsi,” jelasnya. Faisal mengatakan impor sudah menguat ditunjukkan dari harga sejumlah komoditas yang secara rata-rata naik, seperti eskpor sawit (crude palm oil/CPO) dan batu bara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan ekspor BPS
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top