Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ekonom : Penyaluran Insentif Pariwisata Mesti Selektif agar Efektif

Pemerintah mesti menjadikan insentif sebagai kompensasi atas kebijakan pelarangan mudik yang berpotensi memperparah kondisi pelaku usaha pariwisata pada kuartal kedua mendatang.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 05 April 2021  |  05:50 WIB
Ekonom : Penyaluran Insentif Pariwisata Mesti Selektif agar Efektif
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah diharapkan agar memperkuat intervensi terhadap industri pariwisata melalui penyaluran insentif. Tidak seperti tahun lalu, pemerintah diminta supaya selektif dalam menyalurkan insentif pada 2021.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menilai pemberian insentif yang selektif akan berdampak cukup signifikan bagi pemulihan industri pariwisata Tanah Air. Dengan kata lain, pemerintah harus tepat ketika mengalokasikan insentif.

"Apalagi, saat ini pemerintah sudah sepakat memberlakukan larangan mudik pada hari raya Idulfitri nanti," ujar Faisal ketika dihubungi, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, pemerintah mesti menjadikan insentif sebagai kompensasi atas kebijakan pelarangan mudik yang berpotensi memperparah kondisi pelaku usaha pariwisata pada kuartal kedua mendatang.

Dari sisi fiskal, lanjutnya, tinggal diarahkan pelebaran utang pemerintah tinggal diarahkan untuk intervensi sektor pariwisata dan juga sektor-sektor lain. Penyaluran insentif mesti selektif agar efektif. Namun, kata Faisal, berdasarkan pengalaman sebelumhya, banyak intervensi pemerintah yang diberikan secara pukul rata.

"Selain itu, stuasi ini agak dilema sebab kalau pergerakan massa didorong angka positif Covid-19 di Indonesia akan naik. Walaupun ada prokes, akan tetap susah menjaga keramaian di destinasi wisata," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata
Editor : Zufrizal

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top