Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SCI Beberkan Problem di Sektor Logistik, Apa Saja?

Supply Chain Indonesia atau SCI membeberkan problem di sektor logistik kendati tetap menunjukkan kinerja yang positif.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  14:28 WIB
Kendaraan logistik keluar dari Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Kendaraan logistik keluar dari Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Supply Chain Indonesia (SCI) memaparkan sejumlah persoalan yang dihadapi sektor logistik Indonesia, meskipun sektor ini cenderung menunjukkan tren positif selama 2020.

Hal itu diungkapkan Chairman SCI Setijadi dalam webinar bertajuk Prospek Ekonomi dan Bisnis Logistik 2021. Menurutnya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan lapangan usaha transportasi dan pergudangan atau logistik pada kuartal IV/2020 (y-o-y) mengalami kontraksi sebesar minus 13,42 persen.

Dalam kesempatan tersebut, dia membeberkan sejumlah persoalan yang dihadapi sektor logistik saat ini. Yakni terkait dengan infrastruktur, sarana, hingga regulasi.

"Kita tahu bersama kita masih terkendala dengan jumlah, kapasitas, kondisi, dan penyebaran infrastruktur yang menjadi PR kita bersama," katanya, Rabu (24/3/2021).

Terkait infrastruktur ini, dia menyebut masalah standarisasi juga masih menjadi kendala dari kegiatan logistik. Pasalnya, kondisi dermaga, ketersediaan dan kapasitas hingga sistem teknologi dan informasi (IT) masih belum terstandarisasi dengan baik.

"Kemudian masalah selanjutnya adalah dari sarana. [Sarana] kita juga masih terkendala baik terkait standarisasi teknis maupun prosesnya," sebutnya.

Hal yang sama juga terjadi dengan masalah transportasi lanjutannya. Sektor logistik masih belum mengembangkan sistem transportasi multimoda padahal Indonesia terkenal dengan kondisi negara maritim.

Masalah lainnya, imbuh Setijadi, adalah berkaitan dengan regulasi yang mencakup konsistensi peraturan, regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, pun antar pemerintah daerah yang belum terstandarisaai dan terharmonisasi.

"Selanjutnya terkait birokrasi. Kita masih melihat beberapa regulasi pemerintah yang sudah cukup bagus itu ternyata dengan kondisi di lapangan masih perlu dipertimbangkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menambahkan beberapa permasalahan lain dari sektor logistik yakni terkait dengan sumber daya manusia (SDM), teknologi dan informasi, dan pola perdagangan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top