Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Luar Ekspektasi, Menhub Kaget Saat Lihat Bandara Kuabang

Menhub Budi Karya mengakui bangunan Bandara Kuabang di luar ekspektasinya.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  13:50 WIB
Bandara Kuabang.  -  Dok. BKIP Kemenhub
Bandara Kuabang. - Dok. BKIP Kemenhub

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui hasil pembangunan Bandara Kuabang di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara di luar ekspektasinya.

Bandara tersebut telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini. Presiden kemudian memerintahkan kepada Menteri Perhubungan agar maskapai penerbangan kembali melayani rute ke Bandara Kuabang paling tidak dua kali dalam sepekan.

“Saya berterima kasih kepada pak Dirjen Perhubungan Udara yang sudah mempersiapkan ini dengan baik. Tadi saya cek bandaranya baik sekali, bahkan di luar ekspektasi saya. Bangunannya modern, indah sekali,” kata Menhub dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (24/3/2021).

Budi menjelaskan, selain penerbangan carter, mulai pekan depan akan ada penerbangan komersil dari dan ke Kuabang–Manado. Penerbangan ini diharapkan bisa meningkat dua kali seminggu bulan depan.

“Saya telah meminta pak Dirjen Perhubungan Udara untuk berkoordinasi dengan maskapai, untuk mengadakan penerbangan reguler dari Manado kesini 1 kali seminggu,” tuturnya.

Sebagai informasi, Bandara Kuabang merupakan salah satu pintu masuk melalui udara di Kabupaten Halmahera Utara. Keberadaan bandara ini sangat penting untuk membuka aksesibilitas dan konektivitas dari dan ke Kabupaten Halmahera Utara yang memiliki sejumlah destinasi wisata alam dan bahari andalan, di antaranya, Pantai Luari, Taman laut Tupu-Tupu, Taman laut Tagalaya, Taman laut Pawole, Laguna Tagalaya, Pulau Kakara, Pulau Bobale, Pulau-pulau kecil Loloda dan Pantai Panamboang.

Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah menyelesaikan pengembangan gedung terminal penumpang Bandara Kuabang, menyesuaikan dengan kemampuan sisi udara yang telah memiliki runway sepanjang 2400 m x 30 m. Sebagai pendukung aksesibilitas transportasi Ibukota provinsi, sudah selayaknya Bandara Kuabang didarati oleh pesawat jenis narrow body.

Saat ini terminal penumpang Bandara Kuabang yang dibangun melalui anggaran APBN sekitar Rp50,82 miliar ini memiliki luas 3.500 m2 yang dapat menampung hingga 160.000 penumpang per tahun. Bandara ini juga memiliki landasan hubung (taxiway) 100 m x 23 m dan landasan parkir (apron) 157 m x 72 m, yang mampu menampung sebanyak 3 pesawat jenis turboprop dan 1 pesawat jet narrow body.

Kemenhub terus berkomitmen melakukan pembangunan dan pengembangan bandara, khususnya di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP), seperti di Provinsi Maluku Utara sebagai provinsi ke-34 atau terbaru di Indonesia, dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top