Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Beri Sanksi 5 SPBU di Pekanbaru karena Berlaku Curang

Hingga Maret 2021 sebanyak 26 SPBU yang menjual Premium di Pekanbaru.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  06:46 WIB
Pemberitahuan oleh Pertamina terhadap SPBU yang melakukan kecurangan. - Istimewa/Pertamina
Pemberitahuan oleh Pertamina terhadap SPBU yang melakukan kecurangan. - Istimewa/Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina memberi sanksi kepada lima stasiun pengisian bahan bakar umum yang diduga melakukan penyalagunaan dalam menyalurkan jenis BBM khusus penugasan Premium di Pekanbaru, Riau.

Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) Taufikurachman mengatakan bahwa SPBU yang tidak tertib dalam menyalurkan Premium akan diberikan sanksi secara bertahap, diawali surat peringatan atau teguran, penghentian pasokan suplai Premium sementara, hingga penghentian suplai secara permanen.

“Kami menindak tegas SPBU yang tidak tertib dalam menyalurkan JBKP [jenis BBM khusus penugasan] Premium. Sanksinya mulai dari surat teguran, skorsing, penghentian suplai Premium sementara hingga penghentian suplai secara permanen tergantung tingkat kesalahannya,” ujar Taufikurachman seperti dikutip dari laman resmi Pertamina, Kamis (4/3/2021).

Hingga Maret, tuturnya, sebanyak 26 SPBU yang menjual Premium di Pekanbaru. Untuk volume BBM sesuai dengan permintaan masing-masing pihak SPBU. Namun, ada lima SPBU yang diberi sanksi, dua di antaranya mendapatkan sanksi berupa penghentian alokasi Premium karena telah melakukan pelanggaran berulang-ulang. Tiga SPBU lainnya dikenakan sanksi berupa skorsing selama satu minggu.

Indikasi kecurangan, oknum petugas SPBU diduga terlibat pelangsiran BBM bersubsidi dan tangki kendaraan dimodifikasi. "Sudah bisa dipastikan pelangsir dan pengisian untuk mobil roda empat lebih dari kapasitas tangki standar. Tangkinya dimodifikasi agar bisa mengisi Premium lebih banyak," ujarnya.

Ia berharap ke depannya tak ada lagi SPBU yang terkena sanksi dan seluruh masyarakat serta semua pihak ikut mengawasi penyaluran BBM subsidi ini. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spbu pekanbaru
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top