Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efisiensi Transportasi dan Trucking, INSA Dorong Sistem Booking Online

Pembangunan fasilitas infrastruktur pelabuhan akan berdampak pada penurunan biaya logistik.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  19:13 WIB
Sejumlah truk mengantre muatan peti kemas di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO - Didik Suhartono
Sejumlah truk mengantre muatan peti kemas di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO - Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia National Shipowners Association (INSA) mendorong terealisasikannya sistem booking online di jasa angkutan logistik guna menghasilkan tarif logistik yang lebih kompetitif.

Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan Presiden Jokowi juga telah mengeluarkan Inpres No.5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional (NLE). Melalui NLE ini, diharapkan biaya logistik akan turun menjadi 17 persen. Penurunan biaya logistik yang disasar, utamanya berasal dari efisiensi transportasi dan trucking, yang selama ini berkontribusi sebesar 10 persen dari biaya logistik.

“Aspek transparansi juga dapat dicapai dengan mengembangkan sistem booking online di angkutan kontainer. Lewat ini, pengguna jasa bisa dapat informasi harga, jadwal layanan, dan ruang muat kapal secara transparan," ujarnya, Minggu (21/2/2021).

Carmelita melanjutkan sistem booking online pun tak cukup dan kedepannya akan lebih efektif dengan ekosistem logistik nasional (National Logistic Ecosystem/NLE). Dia yakin pelaksanaannya bisa lebih transparan dan efisien apabila semuanya sudah mulai digital. Dimulai dari peti kemas hingga truk pasti akan dapat ditekan dari sisi layanan harga.

Carmelita yang juga Ketua Dewan Pembina ABUPI menjelaskan Presiden Joko Widodo, sejak awal pemerintahannya memiliki cita-cita besar mengembalikan kejayaan maritim kita. Perhatiannya terhadap sektor maritim dan logistik sangat tinggi. Kebijakan Jokowi bersama jajarannya terhadap sektor maritim ini sekaligus menunjukkan arah yang positif dalam mengoptimalkan potensi maritim Tanah Air.

Berdasarkan Studi Organisation for Economic Cooperation and Development/ OECD menekankan bahwa peranan pelabuhan cukup besar bagi ekonomi nasional. Pembangunan fasilitas infrastruktur pelabuhan akan berdampak pada penurunan biaya logistik. Dampak lanjutan dari bertambahnya fasilitas infrastruktur pelabuhan juga dapat meningkatkan PDB per kapita, dan penyerapan tenaga kerja.

Oleh karena itu dia juga menyambut baik keberadaan Pelabuhan Patimban yang baru saja beroperasi. Pihaknya menaruh banyak harapan kepada pelabuhan yang beroperasi di Subang, Jawa Barat tersebut supaya bisa dioperasikan dengan cara lebih modern dan efisien dengan berproduktivitas tinggi. Sehingga, nantinya patimban bisa menjadi barometer bagi pelabuhan lain untuk membangun daya saing.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peti kemas logistik subang
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top