Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridha Wirakusumah CEO SWF Indonesia, DPR: Petakan Proyek Strategis

Ridha Wirakusumah ditugaskan mengembangkan SWF Indonesia dengan modal awal Rp75 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  20:41 WIB
Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah / Sekretariat Presiden RI
Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah / Sekretariat Presiden RI

Bisnis.com, JAKARTA - Ridha Wirakusumah dan jajaran direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) bernama Indonesia Investment Authority (INA) diharapkan langsung bekerja memetakan proyek-proyek strategis nasional yang dapat dibiayai oleh badan investasi itu.

Ketua Komisi XI (membidangi keuangan) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dito Ganinduto mengatakan bahwa setelah terbentuknya Dewan Pengawas dan Dewan Direksi Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mereka bisa langsung bekerja memetakan proyek-proyek strategis nasional.

“Baik melalui monetisasi, joint venture, instrumen keuangan, dan akumulasi dana untuk tujuan menciptakan berbagai instrumen inovatif dan institusi yang bisa meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan di Indonesia yang menunjang kesejahteraan masyarakat,” katanya saat dihubungi, Selasa (16/2/2021).

Dito menjelaskan bahwa SWF ke depannya memiliki tantangan yaitu dengan tujuan pendiriannya dapat mempercepat investasi segera masuk di Indonesia.

Di tengah upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi yang pulih, dia yakin hal tersebut dapat menjadi kunci kepercayaan investor kepada LPI dalam rangka pengelolaan investasi.

“Saya percaya dengan kredibilitas dewan pengawas dan dewan direksi yang telah terbentuk ini mampu menjalankan LPI untuk tujuan memperoleh manfaat ekonomi, manfaat sosial, dan memberikan sumbangan bagi perkembangan ekonomi sosial,” jelasnya.

LPI terang Dito dibentuk untuk menarik investasi asing untuk berinvestasi di Indonesia. Dengan dibentuknya lembaga yang bernama Indonesia Investment Authority (INA) ini, diharapkan mampu menjadi opsi investasi dan pembiayaan di berbagai sektor prioritas di Indonesia.

“Presiden telah mengumumkan direksi LPI hari ini. Ini menjadi sinyal yang penting kepada investor bahwa Indonesia menjadi salah satu daya tarik untuk berinvestasi melalui berbagai proyek yang akan disiapkan oleh LPI,” ucapnya.

Dengan diumumkannya dewan direksi SWF, lengkap sudah kepengurusan di tingkat pimpinan. Tiga pekan lalu Presiden Joko Widodo telah melantik Dewan Pengawas LPI. Berikut ini daftar Dewan Pengawas dan Dewan Direktur LPI:

Dewan Pengawas LPI:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Ketua Dewan Pengawas

Menteri BUMN Erick Thohir Anggota Dewan Pengawas

Haryanto Sahari Anggota Dewan Pengawas

Yozua Makes Anggota Dewan Pengawas

Darwin Cyril Nurhadi Anggota Dewas

Dewan Direktur LPI:

Ridha Wirakusumah Ketua Dewan Direktur

Arief Budiman Wakil Ketua Dewan Direktur/Direktur Investasi

Stefanus Ade Hadiwidjaja Direktur Investasi

Marita Alisjahbana Direktur Risiko

Eddy Purwanto Direktur Keuangan


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

SWF Indonesia
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top