Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor RI Diusik Negara Tetangga, Ini Kata Mendag

Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara menginisasi hambatan dagang bagi produk-produk Indonesia selama pandemi Covid-19.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  20:32 WIB
Layar menampilkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memberikan pemaparan dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Layar menampilkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memberikan pemaparan dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah hambatan dagang masih menjadi pengganjal untuk peningkatan ekspor RI pada 2021. Terlebih hambatan berupa trade remedies yang datang dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

“Banyak barang-barang Indonesia yang mendapat hambatan dagang di luar negeri. Yang sangat disayangkan dari negara mitra Asean, seperti Filipina jadi juaranya dalam penerapan safeguard untuk sejumlah produk kita,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam konferensi pers Trade Outlook 2021 yang berlangsung secara virtual, Jumat (29/1/2021).

Selama pandemi, Filipina tercatat telah menginisiasi safeguard untuk5 produk Indonesia yakni kendaraan bermotor; aluminum zinc (GL) sheets, coils and stripsgalvanized iron sheets, coils and stripsgalvanized iron and aluminum zinc; LLDPE, dan HDPE.

Terdapat pula inisiasi antidumping yang dimulai Malaysia atas produk polyethylen terephtalat (PET) dan cold rolled stainless steel. Malaysia juga sempat memberlakukan safeguard pada produk keramik Indonesia meski sudah dihentikan belum lama ini.

Selain dari Filipina dan Malaysia, mitra Asean yang menerapkan hambatan dagang adalah Vietnam yang menginisiasi antidumping pada produk Polyester Fiber Yarn dan sorbitol serta Thailand yang memulai inisiasi antidumping pada BOPP dan safeguard pada aluminium foil.

Terdapat total 37 trade remedies baru yang dihadapi Indonesia selama pandemi. Hambatan dagang ini berasal dari 14 negara dan 24 di antaranya berupa tuduhan antidumping.

“Ini bukan kali pertama kita diganggu orang [mitra dagang]. Tetapi saya bisa menjamin kalau ini bakal terjadi banyak proses-proses demikian [ke depannya],” kata Lutfi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan internasional Hambatan Perdagangan
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top