Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makanan dan Minuman Top Saat Pandemi: Pernahkan Anda Pesan Ini?

Konsumen kini lebih sering bergantung kepada teknologi untuk mendapatkan segala kebutuhan, termasuk makanan dan minuman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  22:55 WIB
Ilustrasi / Beragam penawaran kopi literan di e/commerce Tokopedia
Ilustrasi / Beragam penawaran kopi literan di e/commerce Tokopedia

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah makanan dan minuman menjadi pilihan masyarakat selama masa pandemi di Indonesia.

Hal itu diketahui dari catatan e-commerce Tokopedia atas makanan dan minuman yang paling digandrungi konsumen.

Hal itu diketahui Tokopedia setelah berkolaborasi dengan kian banyak pengusaha lokal lewat kampanye Tokopedia Nyam.

Camilan lokal, makanan khas Negeri Ginseng, buah segar, dan minuman yang naik daun sejak tahun lalu tercatat sebagai pilihan primadona konsumen.

"Kopi literan sejak pandemi luar biasa pertumbuhan di platform, terutama merek lokal. Juga snack Indonesia seperti pisang goreng madu dan buah mangga," kata AVP of Category Development for FMCG & Long Tail Categories Tokopedia Jessica Stephanie Jap dalam konferensi pers daring, Kamis (28/1/2021).

Makanan Korea seperti tteokbokki juga menjadi pilihan populer konsumen.

"Apalagi ada BTS dan BlackPink (sebagai duta merek)," kata Jessica.

Hal itu tidak lepas dari pergeseran kebiasaan konsumen yang kini lebih sering bergantung kepada teknologi untuk mendapatkan segala kebutuhan, termasuk makanan dan minuman.

Tak hanya konsumen yang makin getol berbelanja, jumlah penjual makanan di platform itu juga meningkat.

Jessica mengatakan, kenaikan transaksi pada kategori makanan dan minuman menjelang akhir 2020 mencapai lebih dari tiga kali lipat.

Sementara itu, jumlah penjual makanan siap masak juga bertambah hampir tiga kali lipat selama Desember 2020.

"Jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Penjualan makanan siap masak pun meningkat lebih dari 3,5 kali lipat," papar Jessica.

Sebelum pandemi, berjualan makanan di e-commerce biasanya identik dengan produk yang tahan lama dan tidak mudah basi agar tetap berkualitas saat tiba di tujuan, misalnya kue-kue kering.

Kini penjual menawarkan makanan dan minuman yang lebih bervariasi, bahkan makanan yang biasanya harus disantap segera.

"Makanannya lebih menarik, enggak cuma cookies, ada kopi literan bahkan es krim," lanjut dia.

Pihaknya bekerja sama dengan berbagai perusahaan pengiriman, termasuk layanan ojek daring untuk mengantarkan makanan dalam hitungan jam atau pada hari yang sama.

Dia menyakini jual beli makanan di e-commerce akan berkembang tahun 2021 karena masyarakat sudah semakin terbiasa berbelanja secara daring.

Dia berharap peluang di e-commerce bisa dimanfaatkan UMKM di Indonesia dan berdampak pada pemulihan ekonomi Tanah Air.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan dan minuman tokopedia pandemi corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top