Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sah! Pelabuhan Bakauheni-Palembang Kini Tersambung Jalan tol

Waktu tempuh Bakauheni—Palembang akan susut menjadi sekitar 3,5 jam dari kondisi sebelumnya yang mencapai 12 jam.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  18:26 WIB
Infografik jalan tol Trans-Sumatra. - Bisnis
Infografik jalan tol Trans-Sumatra. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah telah meresmikan Jalan Tol Kayuagung—Palembang pada hari ini, Selasa (26/1/2021). Proses konstruksi jalan tol tersebut dinilai memiliki tantangan yang cukup tinggi dari sisi bisnis maupun teknis oleh pemangku kepentingan.

Jalan tol Kayuagung—Palembang sepanjang 111,69 kilometer merupakan bagian dari jalan tol Trans-Sumatra.

"Saat ini yang diresmikan adalah tahap pertama dari jalan tol Kayu Agung—Palembang—Betung. [Jalan tol Kayu Agung—Palembang] ini dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Tantangannya cukup besar dari sisi bisnis dan teknis," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit saat peresmian melalui saluran YouTube Kementerian PUPR, Selasa (26/1/2021).

Danang mengatakan bahwa 22 kilometer jalan tol tersebut berada di atas tanah rawa. Alhasil, konstruksi jalan tol tersebut membutuhkan teknologi vakum untuk memperkuat kontur tanah.

Di samping itu, internal rate of return (IRR) proyek tersebut masih tergolong rendah, yakni sekitar 8 persen. Namun, IRR proyek tersebut masih lebih tinggi dari IRR Lampung ke Palembang yang hanya mencapai 6 persen.

"Jadi, di sini [jalan tol Kayu Agung—Palembang] trafiknya lebih tinggi dan kalau sudah bersambung dengan Jambi akan jauh lebih baik [IRR-nya]," ucapnya.

Jalan tol Kayu Agung—Palembang—Betung (Kalpabetung) merupakan koridor utama tol Trans-Sumatra. Adapun, Waskita mengeluarkan investasi senilai Rp22,16 triliun untuk membangun proyek tersebut.

Setelah tol Kayu Agung—Palembang, Waskita akan menyelesaikan ruas Keramasan—Betung sepanjang 69,19 kilometer. Sejauh ini, progres fisik konstruksi tol tersebut telah mencapai 22,55 persen dan ditargetkan untuk beroperasi pada akhir 2022.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa peresmian jalan tol Kayu Agung—Palembang akan menghemat waktu tempuh Lampung—Palembang. Dengan demikian, hal tersebut akan menurunkan biaya logistik dan daya saing bagi kedua provinsi tersebut.

Kepala Negara menilai tol Kayu Agung—Palembang sebagai poros terpenting tol Trans-Sumatra. Pasalnya, tol tersebut menjadi penghubung Pelabuhan Bakauheni hingga Palembang.

Menurutnya, waktu tempuh Bakauheni—Palembang akan susut menjadi sekitar 3,5 jam dari kondisi sebelumnya yang mencapai 12 jam. Jarak antara Pelabuhan Bakauheni—Palembang mencapai 337 kilometer.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol trans-sumatra
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top