Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Cetak Nilai Investasi Asing Langsung Tertinggi di Dunia, AS Disalip

Di tengah wabah virus Corona yang menyebar ke seluruh dunia sepanjang tahun, ekonomi China telah menyedot aliran modal masuk US$163 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  08:55 WIB
Presiden China Xi Jinping - Bloomberg
Presiden China Xi Jinping - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - UNCTAD mencatat China sebagai negara penerima investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) terbesar pada 2020.

Di tengah wabah virus Corona yang menyebar ke seluruh dunia sepanjang tahun, ekonomi China telah menyedot aliran modal masuk US$163 miliar.

Aliran modal masuk ke China US$163 miliar tahun lalu tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan Amerika Serikat (AS) sebesar US$134 miliar, dikutip dari laporan UNCTAD Investment Trends Monitor.

Pada 2019, AS telah menerima US$251 miliar arus masuk modal asing langsung dan China menerima lebih sedikit, yakni US$140 miliar.

Menurut UNCTAD, perekonomian China meningkat pesat pada kuartal keempat, dengan pertumbuhan mengalahkan ekspektasi saat mengakhiri serangan virus Corona yang parah pada 2020 dalam kondisi yang sangat baik dan tetap siap untuk berkembang lebih jauh tahun ini bahkan ketika pandemi global terus berlanjut.

Produk domestik bruto China tumbuh 2,3 persen pada 2020 dan menjadikan China satu-satunya ekonomi utama di dunia yang menghindari kontraksi tahun lalu.

Ekonomi terbesar kedua di dunia itu mengejutkan banyak orang dengan kecepatan pemulihannya dari guncangan virus Corona, terutama karena para pembuat kebijakan juga harus menavigasi hubungan AS-China yang tegang dalam perdagangan dan bidang lainnya.

Secara keseluruhan, FDI global telah jatuh pada tahun lalu, turun 42 persen menjadi sekitar 859 miliar dolar AS, dari 1,5 triliun dolar AS pada 2019, menurut laporan UNCTAD.

“FDI menyelesaikan 2020 lebih dari 30 persen di bawah level setelah krisis keuangan global pada 2009,” kata UNCTAD pada Minggu (24/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi global china fdi Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top