Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakai Kompor Induksi Dapat Insentif? Ditjen Gatrik : Sedang Dikaji!

Konsep pemberian insentif kemungkinan akan dilakukan sama seperti konsep program konversi minyak tanah ke LPG.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  11:35 WIB
Sejumlah peserta memasak menggunakan kompor induksi di halaman kantor PLN UP3 Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (15/2/2019). - ANTARA/Arif Firmansyah
Sejumlah peserta memasak menggunakan kompor induksi di halaman kantor PLN UP3 Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (15/2/2019). - ANTARA/Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah tengah mengkaji penerapan insentif untuk mendorong konversi kompor liquefied petroleum gas ke kompor induksi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rida Mulyana mengatakan bahwa langkah konversi ke kompor induksi listrik merupakan salah satu upaya untuk menekan impor dan subsidi LPG. Pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mendorong program konversi ini.

"Kami sedang merancang kompor induksi ini bisa masuk ke dalam. Kami juga sudah punya hasil survei bagaimana sekiranya tanggapan masyarakat kalau mereka beralih ke kompor listrik. Kami sudah data, sudah obrolkan dengan akademisi, Litbang ESDM, dan PLN, tantangannya kami petakan, carikan jalan," ujar Rida melalui konferensi pers secara virtual, Rabu (14/1/2021).

Rida menuturkan bahwa bila memang diperlukan nantinya, tak menutup kemungkinan pemerintah akan memberi insentif pada program konversi kompor induksi.

Konsep pemberian insentif kemungkinan akan dilakukan sama seperti konsep program konversi minyak tanah ke LPG.

Kala itu, dalam pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG pemerintah membagikan sejumlah paket perdana secara gratis kepada para keluarga miskin yang terdiri atas kompor LPG dan tabung LPG 3 kg.

"Ada paket perdana, dulu dikasih tabung melon satu dan kompornya. Baru kemudian setelah itu dilepas dan bergulir dan ujung-ujungnya masyarakat mampu meninggalkan ketergantungan ke minyak tanah. Konsep seperti itu sedang kami godok dan kami lagi hitung-hitung berapa sekiranya kalau harus ada campur tangan APBN dan benefitnya seperti apa yang kita peroleh itu masih dikaji," katanya.

Tahun lalu PT PLN (Persero) telah meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Konversi dari kompor LPG ke kompor induksi diperkirakan mampu menurunkan subsidi LPG sebesar Rp4,8 triliun dalam kurun waktu 5 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konversi energi kompor
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top