Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Sentral China Tegaskan Tak Akan Ubah Kebijakan Moneter Secara Tiba-Tiba

People's Bank of China (PBOC) mengatakan bahwa fokus utama bank sentral adalah stabilitas ekonomi. Kebijakan moneter juga harus fleksibel, bertarget, masuk akal dan sesuai.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  11:49 WIB
Kantor pusat People's Bank of China di Beijing -  Bloomber / Qilai Shen
Kantor pusat People's Bank of China di Beijing - Bloomber / Qilai Shen

Bisnis.com, JAKARTA -  Bank sentral China atau People's Bank of China menegaskan kembali janjinya untuk menghindari perubahan kebijakan moneter secara tiba-tiba dan bertekat mempertahankan dukungan yang diperlukan untuk pemulihan ekonomi.

Dilansir dari Bloomberg, People's Bank of China (PBOC) mengatakan bahwa fokus utama bank sentral adalah stabilitas ekonomi. Kebijakan moneter juga harus fleksibel, bertarget, masuk akal dan sesuai.

"[Bank sentral] tidak akan membuat perubahan tajam [dalam kebijakan],” demikian pernyataan PBOC setelah pertemuan kebijakan kuartal IV/2020, Selasa (29/12/2020), seperti dikutip Bloomberg.

Tim analis Huachuang Securities mengatakan PBOC telah mengindikasikan penarikan bertahap dari stimulus moneter karena aktivitas bisnis kembali normal dan tingkat hutang melonjak. Pernyataan baru-baru ini dari otoritas menunjukkan sikap yang lebih moderat dibandingkan dengan seruan penghentian stimulus.

Bank sentral mengatakan akan menggunakan berbagai alat kebijakan untuk menjaga likuiditas cukup memadai dan menjaga pertumbuhan jumlah uang beredar dan kredit sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Rasio leverage makro juga harus dijaga stabil.

PBOC mengatakan tujuan utama kebijakan ini adalah untuk mencapai keseimbangan antara mendukung pemulihan dan mencegah risiko keuangan. Bank sentral juga akan memperdalam reformasi berbasis pasar dari sistem suku bunga dan nilai tukar, serta memandu lembaga keuangan dan perusahaan lain untuk tetap berpegang pada pandangan risiko netral.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pboc bank sentral china kebijakan moneter

Sumber : Bloomberg

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top