Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harbolnas 12.12, SiCepat Mampu Kirim 5 Juta Paket

SiCepat mengklaim mampu mencatatkan pengiriman hingga 5 juta paket pada Harbolnas 12.12 dengan rata-rata mengelola 750.000 paket pada hari normal.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  12:21 WIB
SiCepat menyemprotkan desinfektan pada setiap paket yang diterima untuk mencegah penyebaran virus corona. - istimewa
SiCepat menyemprotkan desinfektan pada setiap paket yang diterima untuk mencegah penyebaran virus corona. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pada periode Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12, PT Sicepat Ekspres Indonesia (SiCepat) menyampaikan pengiriman barang hingga 5 juta paket. Pengiriman pun diklaim tidak mengalami kendala berarti.

Chief Marketing Officer (CMO) SiCepat Wiwin Dewi Herawati menuturkan pihaknya sudah melakukan persiapan infrastruktur dalam menghadapi lonjakan pengiriman paket saat musim puncak seperti Harbolnas terjadi.

"Harbolnas 12.12 berjalan lancar, tidak ada kendala, kami sudah mempersiapkan infrastruktur dengan lonjakan paket mencapai 5 juta paket selama periode berlangsung," ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (17/12/2020).

SiCepat tetap menuai berkah di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, perusahaan logistik ini mendulang jumlah kiriman sangat besar saat Harbolnas 10.10 dilaksanakan.

Adapun pada Harbolnas 10.10, pengiriman tercatat melonjak hingga 240 persen menjadi 1,8 juta kiriman paket. Dia pun menuturkan pandemi tidak menyurutkan kinerja jasa kurir kelolaannya.

"Kami per hari mengelola 750.000 paket, sementara pada 10.10 mencapai 1,8 juta paket per hari," jelasnya.

Lebih lanjut, pengiriman rata-rata 750 paket per hari tersebut terangnya merupakan hasil pertumbuhan 10 persen dibandingkan dengan 2019. Artinya, sepanjang pandemi Covid-19 pengiriman SiCepat tetap tumbuh.

Dia menyebut sejumlah inisiatif perusahaan juga terus mendukung pertumbuhan SiCepat di masa pandemi Covid-19.

"Beberapa inisiatif sudah kami jalankan dan kenaikan paket ini dampak dari beberapa inisiatif tersebut seperti produk Halu dan Gokil," imbuhnya.

Selama masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang lebih senang berbelanja melalui online sehingga pelaku usaha mulai beralih ke ranah digital. Kondisi ini tentu saja berdampak pada industri jasa pengiriman, salah satunya SiCepat Ekspres.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik SiCepat
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top