Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Libur Akhir Tahun, ASDP Incar 2,17 Juta Penumpang

PT ASDP Indonesia Ferry menargetkan bakal melayani hingga 2,17 juta penumpang pada libur akhir tahun ini.
Petuga ASDP mengatur kendaraan pribadi yang akan masuk ke dalam kapal Port Link di pelabuhan penyeberangan Merak, Banten Jumat (31/5/2019)/Bisnis-David Eka Issetiabudi
Petuga ASDP mengatur kendaraan pribadi yang akan masuk ke dalam kapal Port Link di pelabuhan penyeberangan Merak, Banten Jumat (31/5/2019)/Bisnis-David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry memproyeksikan dapat melayani sebanyak 2,17 juta penumpang di 10 Lintasan Terpantau Khusus pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021.

Adapun 10 lintasan penyeberangan yang dipantau khusus selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 yaitu Merak - Bakauheni, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai- Lembar, Kayangan - Pototano, Tanjung Kelian - Tanjung Api-api, Telaga Punggur - Tanjung Uban, Ajibata - Ambarita, Bitung -Ternate, Hunimua - Waipirit, dan Kupang - Rote.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan telah mengantisipasi puncak arus dengan periode layanan Posko mulai 18 Desember 2020 (H-7) hingga 4 Januari 2021 (H+10).

"Tahun ini, ASDP akan melakukan pemantauan khusus pada 10 lintasan penyeberangan dengan target penumpang sejumlah 2,17 juta orang, kendaraan roda 2 sejumlah 152.000 unit kendaraan, dan kendaraan roda 4 sejumlah 449.000 unit kendaraan," ujarnya, Senin (14/12/2020).

Lebuh jauh, dia menuturkan arus puncak keberangkatan akan jatuh pada Selasa dan Rabu yakni 22 Desember 2020 hingga 23 Desember 2020. Kemudian puncak arus balik Tahun Baru diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu yakni 2 Januari 2020 hingga 3 Januari 2020.

"Target ASDP, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan pada periode Natal dan Tahun Baru ini," urainya.

Ira mengatakan kendati saat ini pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia dan berdampak bagi bisnis seiring pengurangan mobilitas masyarakat, manajemen tetap berupaya memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa, khususnya dalam sektor logistik.

Kondisi pandemi turut memengaruhi target produksi penumpang dan kendaraan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 seiring berkurangnya mobilitas masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper