Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hutama Karya Berencana Tuntaskan 614 Km Tol Sumatra pada 2022

Saat ini panjang ruas tol Trans-Sumatra yang sudah selesai dibangun Hutama Karya mencapai 513 kilometer.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 25 November 2020  |  15:48 WIB
Foto udara pembangunan konstruksi ruas jalan tol  Padang-Sicincin di Jl Bypass KM 25, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (19/6/2020). PT Hutama Karya (Persero) terus mengebut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), salah satunya yakni Ruas Pekanbaru-Padang Seksi 1 (Padang-Sicincin/Pacin) sepanjang 36 kilometer, dengan lahan yang sudah dibebaskan dan dikerjakan sejauh 4,2 kilometer, sedangkan sisanya masih diproses di BPN. ANTARA FOTO - Iggoy el Fitra
Foto udara pembangunan konstruksi ruas jalan tol Padang-Sicincin di Jl Bypass KM 25, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (19/6/2020). PT Hutama Karya (Persero) terus mengebut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), salah satunya yakni Ruas Pekanbaru-Padang Seksi 1 (Padang-Sicincin/Pacin) sepanjang 36 kilometer, dengan lahan yang sudah dibebaskan dan dikerjakan sejauh 4,2 kilometer, sedangkan sisanya masih diproses di BPN. ANTARA FOTO - Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) bakal menyelesaikan pembangunan jalan tol di Sumatra sepanjang 614 kilometer pada 2022.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto menjelaskan bahwa saat ini panjang ruas tol Trans-Sumatra yang sudah diselesaikan pihaknya mencapai 513 kilometer.

"Saat ini kami sudah mengoperasikan 513 kilometer jalan tol Trans-Sumatra dan yang sedang dibangun yaitu sepanjang 614 kilometer dengan target penyelesaian pada 2022," ujarnya dalam webinar Tol Sumatra Membawa Peradaban dan Perilaku Baru, Rabu (25/11/2020).

Budi menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama dalam menyelesaikan pembangunan tol Sumatra adalah masalah pembebasan lahan karena berdasarkan temuan pihaknya di lapangan, banyak proses pembebasan lahan yang memakan waktu panjang dan bertele-tele.

Namun, kini perseroan berterima kasih kepada sejumlah kepala daerah dan elemen masyarakat di sekitar proyek tol Sumatra yang mendukung pembangunan proyek jalan bebas hambatan tersebut sehingga proses pembebasan lahan dapat dilaksanakan dengan lancar.

Kendala lainnya adalah masalah cuaca karena proyek tol Sumatra sebagian besar pekerjaannya adalah penimbunan lahan atau timbunan tanah yang tidak bisa menerima air berintensitas tinggi.

"Kendala lainnya soal sumber daya manusia dan peralatan sehingga kami mendatangkan alat pendukung serta tenaga ahli dari Pulau Jawa. Meski demikian, kami tetap mengusahakan semaksimal mungkin sumber daya di daerah setempat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol hutama karya trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top