Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Tol Palembang-Bengkulu Tetap Berjalan meski Pandemi

Pengerjaan ruas tol koridor pendukung Palembang—Bengkulu terdiri atas tiga ruas.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  15:36 WIB
Truk melintas di gerbang tol Palembang-Indrajaya (Palindra), Sumatra Selatan, Kamis (20/9). - Bisnis/Dinda Wulandari
Truk melintas di gerbang tol Palembang-Indrajaya (Palindra), Sumatra Selatan, Kamis (20/9). - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) terus membangun ruas-ruas pengumpan atau koridor pendukung jalan tol Trans-Sumatra. Salah satu ruas pengumpan yang dalam proses konstruksi adalah koridor Palembang—Bengkulu.

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto menyampaikan bahwa progres pembangunan jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) di sepanjang koridor Palembang—Bengkulu cukup baik.

“Meski di tengah situasi pandemi, proyek pembangunan di masing-masing ruas yang kami targetkan konstruksi tahun ini terus berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat bagi seluruh karyawan dan pekerja," ujarnya melalui siaran pers Rabu (14/10/2020).

Dia memaparkan ruas tol koridor pendukung Palembang—Bengkulu ini terdiri atas tiga ruas yakni ruas Simpang Indralaya—Muara Enim sepanjang 119 kilometer, Muara Enim—Lubuk Linggau 115 kilometer, dan Lubuk Linggau—Curup—Bengkulu sepanjang 96 kilometer.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang labih kurang 1.160 km dengan 651 km ruas tol dalam tahap konstruksi dan 509 km ruas tol yang telah beroperasi secara penuh.

Ruas tol yang telah beroperasi di antaranya ruas Medan—Binjai seksi 2 & 3 (13 km), Palembang—Indralaya (22 km), Bakauheni—Terbanggi Besar (141 km), Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung (189 km), Sigli—Banda Aceh Seksi 4 Indrapuri—Blang Bintang (14 km), dan Pekanbaru—Dumai (131 km).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top