Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cargill Investasi Rp1,4 Triliun untuk Perluasan Pabrik di Pandaan

Investasi di pabrik Corn Wet Mill dan Starch dryer akan meningkatkan produksi pati dan pemanis untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat di pasar makanan, industri dan pakan di Indonesia.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 25 November 2020  |  15:27 WIB
Fasilitas corn wet mill dan starch dryer di pabrik pemanis Cargill di Pandaan, Indonesia. - istimewa
Fasilitas corn wet mill dan starch dryer di pabrik pemanis Cargill di Pandaan, Indonesia. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Cargill menginvestasikan US$100 juta atau Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS) di pabrik pemanisnya, PT Sorini Agro Asia Corporindo, yang berlokasi di Pandaan untuk membangun pabrik Corn Wet Mill dan menambahkan Starch dryer.

Pembangunan pabrik tersebut untuk memenuhi permintaan pelanggan yang semakin meningkat akan pati, pemanis, dan bahan pakan ternak. Fasilitas ini direncanakan siap beroperasi pada awal 2022.

“Pabrik Corn Wet Mill yang baru ini akan memungkinkan kami membeli jagung dan mengubahnya menjadi pati dan pemanis. Dengan pengembangan portofolio produk dan kapasitas produksi yang jauh lebih besar, kami berada pada posisi yang tepat untuk mendukung rencana pertumbuhan para pelanggan kami,” kata Managing Director, Cargill Starches, Sweeteners & Texturizers (CSST) Asia, Franck Monmont, dikutip dari keterangan resminya, Rabu (25/11/2020). 

Menurutnya, investasi ini juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh di Indonesia dan memberikan dukungan signifikan bagi perekonomian lokal dengan menyediakan akses bagi petani untuk memperoleh sumber pendapatan.

Fasilitas pabrik Cargill di Pandaan mulai beroperasi pada 1983 dan saat ini mengimpor pati (tapioka dan jagung) dan mengubahnya menjadi pemanis, seperti glukosa, sorbitol, dan maltodextrin.

Dengan perluasan ini, Cargill akan dapat terus menghasilkan produk pemanis yang telah ada dan menambahkan produk baru seperti pati jagung, corn gluten meal, corn gluten feed dan corn germ. 

Tak hanya itu, invsestasi ini memungkinkan Cargill lebih siap berkolaborasi dengan para pelanggan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan mulai dari industri permen (confectionary), produk berbahan susu (dairy), makanan siap masak (convenience foods), produk perawatan pribadi, industri produk kertas hingga industri pakan ternak.

Cargill saat ini memiliki 20.000 karyawan di 60 lokasi di seluruh Indonesia. Selama lima tahun terakhir, total investasi langsung Cargill mencapai US$800 juta di Indonesia, termasuk perluasan pabrik Pandaan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi cargill industri pakan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top