Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkeu: 56 Persen dari 165 Ekonom Dunia Prediksi Pemulihan Ekonomi 2021 Berbentuk U

Pemulihan dengan model kurva U artinya pemulihan akan bertahan dan bertahap.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 17 November 2020  |  22:38 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada media tentang Stimulus Kedua Penanganan Dampak Covid-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada media tentang Stimulus Kedua Penanganan Dampak Covid-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Covid-19 membuat hampir negara di seluruh dunia mengalami resesi. Pemulihan ekonomi diupayakan agar kondisi kembali normal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kebanyakan ekonom dunia memprediksi pemulihan tidak secepat yang diharapkan.

“56 persen dari 165 ekonom kelas dunia memprediksi pemulihan ekonomi pada 2021 berbentu U. Artinya pemulihan akan bertahan dan bertahap,” katanya saat diskusi di televisi, Selasa (17/11/2020).

Sri menjelaskan bahwa sebanyak 20 persen ekonom memprediksi pemulihan ekonomi berbentu V. Akan terjadi percepatan yang positif.

“Kita akan terus berupaya meski apapun proyeksi ekonomi 2021 dan memang Covid-19 masih ada di dunia. Pemerintah akan gunakan seluruh instrumen untuk mendukung dan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional salah satunya dalam APBN sebagai kebijakan fiskal,” jelasnya.

Berdasarkan rinciannya, postur pendapatan negara dianggarkan sebesar Rp1.743,6 triliun. Belanja negara Rp2.750 triliun dengan keseimbangan primer Rp633,1 triliun.

APBN 2021 defisit Rp1.006,3 triliun atau 5,7 persen. Defisit yang lebar digunakan untuk pemulihan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani pemulihan ekonomi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top