Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sat Nusapersada Batam Ekspor Smart Home Water Meter ke AS

Industri di Batam memproduksi "smart home water meter" yang diekspor untuk kebutuhan masyarakat Amerika Serikat.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 17 November 2020  |  10:52 WIB
Seorang karyawan PT Aetra Air Jakarta mengecek meteran melalui fitur Global Positioning System (GPS) di sebuah perumahan di sekitar Rawamangun, Jakarta, Selasa (14/6).  - Bisnis.com
Seorang karyawan PT Aetra Air Jakarta mengecek meteran melalui fitur Global Positioning System (GPS) di sebuah perumahan di sekitar Rawamangun, Jakarta, Selasa (14/6). - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Industri di Batam memproduksi "smart home water meter" yang diekspor untuk kebutuhan masyarakat Amerika Serikat.

"Kami ekspor 10.000 unit dengan nilai sekitar 2 juta dolar AS," Direktur Operasional Sat Nusapersada, Bidin Yusuf saat melepas ekspor perdana bersama Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Batam, Selasa (17/11/2020).

Alat canggih buatan dalam negeri itu digunakan untuk memantau penggunaan air.

Dengan melengketkannya pada meteran analog, maka konsumen dapat memantau penggunaan air langsung dari telepon cerdas miliknya.

Ia mengatakan perusahaannya bekerja sama dengan "designer" dan menjual langsung ke pelanggan.

Sayangnya, alat canggih itu belum dipasarkan di Indonesia.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyambut baik produksi Batam uang diekspor ke AS itu.

"Sebuah hal yang membanggakan, melihat langsung semua konten diproduksi dilakukan kita sendiri, 100 persen," kata Menteri.

Ia mengatakan pihaknya terus mendorong perkembangan ekspor yang dilakukan produk produksi dalam negeri.

Pemerintah melakukan pemetaan potensi produksi yang ada di seluruh Indonesia.

"Batam ditunjukkan Sat Nusapersada dengan mengutamakan industri perakitan dan manufakturing," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri menyampaikan neraca perdagangan hingga September 2020 surplus 13,51 miliar dolar AS.

"Di tengah masa pandemi, kami bersyukur neraca perdagangan surplus dan kita harus pertahankan dan meningkatkan," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produsen meter air

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top